ANALISIS STUDI KELAYAKAN INVESTASI WARALABA (FRANCHISE)
Dengan pertumbuhan perekonomian di Semarang yang signifikan, salah satu jenis investasi yang sedang diminati adalah investasi Franchise. Bisnis Franchise atau Waralaba akan terus menggeliat di tahun ini. Hal ini ditandai makin banyaknya pelaku bisnis baru setiap tahunnya. Tahun ini pertumbuhan bisnis Franchise dipastikan naik 2% dibanding tahun lalu. Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar mengungkapkan, kota Medan menjadi salah satu kota di Sumatera Utara yang potensial untuk bisnis franchise. Makin bertumbuhnya bisnis franchise di Medan menjadikan para investor franchise melirik mengembangkan investasinya di kota Batak ini. Salah satu jenis investasi franchise di Medan yang diminati adalah tempat nongkrong anak muda seperti JCO ini. Mengingat bisnis investasi Franchise JCO, merupakan produk yang mempertaruhkan modal besar dalam jangka panjang maka akan timbul masalah apakah berinvestasi Franchise pada JCO menguntungkan atau tidak. Dalam menganalisis data-data dan hasil penelitian, peneliti menggunakan analisa NPV, analisa IRR, analisa PI, analisa MIRR, analisa COC, analisa Sensitivitas, dan analisa simulasi monte carlo. Berdasarkan hasil penelitian, maka didapatkan NPV yang diperoleh adalah Rp 2.585.964.774 yang menunjukan bahwa investasi franchise ini layak untuk dijalankan. Hasil IRR yang diperoleh adalah 53,7% > 13%, maka hal ini menunjukan investasi franchise ini layak untuk dijalankan. PI menunjukan ? >>> 1 dengan anggapan investasi awal adalah 0 . Hasil MIRR adalah 68% dan COC adalah 20%, berarti dapat diinvestasikan kembali (MIRR > COC). Dari analisis Sensitivitas, variabel yang paling sensitif adalah apabila ada kenaikan harga jual dengan 15% dan penurunan unit terjual 20%. Dan dengan menggunakan analisis simulasi monte carlo yang menghasilkan NPV rata-rata adalah Rp 2.426.828.103, NPV tertinggi Rp 2.596.104.775 dengan probabilitas 0,02% dan NPV terendah adalah Rp 2.270.778.782 dengan probalitas 0,00%.
Copyright (c) 2022 Nanda Amirul Rizal, Nuri Aslami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


