Sakralitas Ritual Nyekar Raden Adipati Aryo pada Masyarakat Kota Blitar
Latar Belakang : Nyekar atau ziarah kubur adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat beragama Islam khusus dalam beberapa waktu tertentu yang sudah menjadi sebuah tradisi.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses sakralitas ritual nyekar Raden Adipati Aryo Blitar. Melalui bentuk analisis sakralitas Mirca Rllade, maka diketahui cara - cara masyarakat melakukan pemaknaan kepada ritual, dipengaruhi oleh fakta sosial dominasi budaya Jawa, Pra – Islam dan Hindu – Budha.
Metode : Metode observasi kualitatif adalah metode yang digunakan dalam pencatatan aktivitas sakralitas ini.
Hasil : Hasil penelitian ini, dalam proses ritual Nyekar Raden Aryo di kota Blitar Selatan, kegiatan mengunjugi dan berdoa ke makam adipati Aryo Blitar adalah suatu kegiatan sakral dan wajib bagi para masyarakat Blitar, khususnya bagi mereka yang ingin melakukan kegiatan khusus seperti menari jaranan dan barongan khas kota Blitar, hingga keinginan untuk menjadi pejabat setempat.
Kesimpulan : Kajian ini dilakukan pada data – data wawancara empirik dan disajikan secara deskriptif dan gambar sebagai pelengkap. Sakralitas ritual Nyekar Raden Adipati Aryo Blitar telah menjadi bagian dari siklus peristiwa budaya sebagai wujud ekspresi syukur kepada leluhur kota Blitar terdaluhu.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



