Penanggulangan Radikalisme untuk Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Latar Belakang : Perkembangan radikalisme yang cukup pesat didukung dengan perkembangan teknologi informasi seringkali tidak mudah terdeteksi dan tidak menutup kemungkinan jika paham radikalisme dapat menjalar ke berbagai kalangan.
Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat penyebab gerakan radikalisme adalah faktor sentimen keagamaan, termasuk di dalamnya adalah solidaritas keagamaan untuk kawan yang tertindas oleh kekuatan tertentu.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukkan penanggulangan radikalisme untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa perlu penyelesaian yang komprehensif dari berbagai aspek, dan melibatkan stakeholder terkait dengan cara melaksanakan sosialisasi pemahaman radikalisme dan terorisme, membangun masyarakat yang toleran dan peran media massa dalam rangka penguatan kewaspadaan dan kepedulian serta daya tangkal masyarakat terhadap pengaruh radikalisme.
Kesimpulan : Sebenarnya mereka bukan tidak menerima Pancasila atau ingin menjadi radikal dan tidak toleran, melainkan mencari keadilan dan melakukan protes atas ketidakberesan agar jalannya negara dan pemerintahan sesuai dengan Pancasila.
Copyright (c) 2022 Antonius Tri Novianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


