Pengelolaan Sanitasi Stop BAB (Buang Air Besar) pada Wilayah Pesisir Pantai Pandan Sibolga
Latar Belakang : Indonesia adalah salah satu negara yang saat ini masih mengahadapi masalah sanitasi dan perilaku untuk hidup bersih dan sehat. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah Indonesia telah membuat kebijakan mengenai persoalan sanitasi misalnya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Tujuan : Penelitian ini bertujuan yang mendeskripsikan pengelolaan program stop buang air besar sembarangan di Wilayah Pesisir Pantai Pandan Sibolga.
Metode : Sumber data sekunder yang didapat peneliti berupa artikel atau jurnal yang relevan dengan topik dilakukan dengan data base melalui google scholar.
Hasil : Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kader kesehatan menilai pengetahuan yang dimilikinya masih kurang.
Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukan aspek standar dan sasaran kebijakan sudah optimal. Aspek yang belum optimal adalah sumber daya, komunikasi antar organisasi, karakteristik agen pelaksana, kondisi lingkungan dan sikap pelaksana.
Copyright (c) 2022 Khopifah Andriani, Susilawati Susilawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


