PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI SOCIAL MEDIA MARKETING
TERHADAP BRAND EQUITY
Febriana
Sakina1, Nuri Aslami2
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
Febrianasakina02@gmail.com, nuriaslami@uinsu.ac.id
|
|
Abstrak |
|
|
Received: Revised
: Accepted: |
01-02-2022 10-02-2022 15-02-2022 |
Latar Belakang: Perusahaan dapat membangun brand dengan menggunakan
berbagai macam media, salah satunya adalah social media. Perusahaan dapat
melakukan social
media marketing
yaitu bentuk pemasaran langsung atau tidak langsung guna membangun sebuah brand lewat social media. Social media
yang digunakan dalam membangun brand oleh perusahaan minuman teh siap minum dalam kemasan
yang menjadi objek penelitian ini adalah Instagram. Tujuan: Penulis telah melakukan penelitian untuk untuk mengetahui makna media sosial sebagai aplikasi
sosial yang memungkinkan pembuatan, pertukaran, serta berbagi informasi
berupa foto dan gambar yang telah dibuat oleh pengguna berbasis internet dan
teknologi Metode: Metodologi dalam penelitian ini adalah penelitian
kualitatif, dengan mengambil sumber data yang berasal dari data sekunder
yaitu beberapa penelitian terdahulu yang membahas tentang topik yang serupa. Hasil: Pemanfaatan instagram sebagai media sosial pemasaran dalam
menyampaikan informasi kepada publik, diharapkan dapat memberikan hasil
berupa pengetahuan yang berguna bagi publik yang membaca bahkan melihatnya,
yang dalam hal ini adalah para pelanggan dari Uniqlo
Indonesia.Sehingga pelanggan menjadi tahu tentang
produk-produk yang ditawarkan oleh Uniqlo Indonesia
ini melalui instagram. Kesimpulan: Manfaat social media marketing terdapat dampak yang signifikan atau
penting pada pembentukan brand equity. Namun pada pemasaran media sosial terdapat variabel customer
engagement dan viral marketing
yang masih memerlukan perhatian lebih, sebab diketahui bahwa kurangnya
keterlibatan konsumen secara online dan minimnya penyebaran konten melalui media sosial
tidak membantu perusahaan dalam membangun atau meningkatkan kesadaran sebuah
merek dagang. Kata kunci: Instagram; Marketing; Social Media. |
|
|
|
|
|
|
Abstract (English) |
|
|
|
Background: Companies can build a brand by using a variety of media, one of which
is social media. Companies can do social media marketing, which is a form of
direct or indirect marketing to build a brand through social media. The
social media used in building brands by ready-to-drink tea beverage companies
that are the object of this research is Instagram. Objective: The author has conducted research to find out the meaning of social
media as a social application that allows the creation, exchange, and sharing
of information in the form of photos and images that have been created by
internet and technology-based users. Methods: The methodology in this research is qualitative research, by
taking data sources from secondary data, namely several previous studies that
discuss similar topics. Results: The use of Instagram as a marketing social media in conveying
information to the public, is expected to provide results in the form of
useful knowledge for the public who read and even see it, which in this case
are customers from Uniqlo Indonesia. So that customers become aware of the
products offered by Uniqlo Indonesia via Instagram. Conclusion: The benefits of social media marketing have a significant or important
impact on the formation of brand equity. However, in social media marketing
there are variables of customer engagement and viral marketing that still
require more attention, because it is known that the
lack of online consumer involvement and the lack of content dissemination
through social media do not help companies in building or increasing
awareness of a trademark. Keywords: Instagram; Marketing; Social Media. |
|
*Correspondent Author : Febriana Sakina
Email :
Febrianasakina02@gmail.com
PENDAHULUAN
Setiap perusahaan selalu berusaha menggali nilai yang menjadi kelebihan
dan kekuatan mereka. Hal ini
dilakukan untuk mempertahankan kedudukan dan meningkatkan kinerja perusahaan di tengah persaingan bisnis yang semakin
ketat. Perusahaan merencanakan
dan melakukan strategi untuk
dapat menyampaikan nilai tersebut (Ratana,
2018). Dalam menyampaikan nilai yang dimiliki,
perusahaan harus mampu mengemas nilai itu sebaik mungkin sehingga dapat diterima dan berdampak
positif bagi publik. Praktik menyampaikan nilai tersebut dapat dilihat dari bagaimana sebuah perusahaan membangun brand hingga pada level tercapainya
brand equity (Apriyanti,
2018).
Perusahaan dapat membangun
brand dengan
menggunakan berbagai macam media, salah satunya adalah social
media. Perusahaan dapat melakukan
social media marketing yaitu bentuk
pemasaran langsung atau tidak langsung
guna membangun sebuah brand lewat social
media. Social media yang digunakan dalam membangun brand
oleh perusahaan minuman teh siap minum
dalam kemasan yang menjadi objek penelitian
ini adalah Instagram (Amalina
& Tiarawati, 2016).
Saat ini penggunaan media baru seperti smartphone
semakin berkembang pesat, pengguna smartphone di Indonesia sekitar 100 juta pengguna smartphone aktif yang menjadikan Indonesia sebagai
Negara dengan populasi pengguna ponsel pintar atau smartphone terbesar ke
empat di dunia setelah
China, India dan Amerika Serikat dikarenakan
dengan smartphone,
manusia dapat mengakses semua informasi yang ingin diperoleh termasuk belanja online (Untari
& Fajariana, 2018). Biasanya, masyarakat modern memanfaatkan smartphone
sebagai media untuk melakukan kegiatan sehari-hari termasuk belanja kebutuhan sehari-hari dengan cara mendownload
aplikasi dari smartphone. Aplikasi-aplikasi
yang tersedia di smartphone sangat beragam tergantung dari kebutuhan masyarakat itu sendiri. Masyarakat, mayoritas memanfaatkan aplikasi transportasi online,
belanja online
dan media sosial.Instagram
merupakan salah satu media sosial yang memiliki dampak dan pengaruh besar dan penting dalam suatu bisnis (Untari
& Fajariana, 2018).
Hingga saat ini, Instagram sudah memiliki 700 juta pengguna dan setiap harinya sekitar 60 juta foto dibagikan dan dapat memberikan 1,6 milyar likes (Norman, Husenudin, & Pahlawati, 2022). Instagram merupakan aplikasi yang paling
popular yang berguna untuk membagikan foto dan video. Media sosial Instagram di
ketahui telah banyak ada di sekitar
kita (Febrina,
2019). Segala kalangan masyarakat pun bisa dengan mudah menggunakan
aplikasi ini. Adapun perbedaan dengan penjual dari mulut
ke mulut yang tidak menggunakan aplikasi untuk mencari pembeli hanya bermodal tawaran saja.Ini menjadi salah satu alasan mengapa
Instagram memiliki
berbagai manfaat untuk para pebisnis guna membangun dan mengembangkan brand suatu bisnis (Norman
et al., 2022). Dilihat dari hasil penjualan periode pertama dapat dinilai cukup
baik meskipun masih jauh seperti
yang diharapkan. Tentu saja Uniqlo sebagai salah satu perusahaan terbesar yang bergerak dibidang fashion memanfaatkan
hal tersebut dengan harapan dengan adanya Uniqlo Indonesia di Instagram banyak menarik
minat beli dari masyarakat Indonesia semakin besar.
Kesadaran merek merupakan sebuah cara bagi
para pelaku bisnis agar perusahaannya dapat dikenal oleh masyarakat dan juga dapat memenangi persaingan pasar. Brand
awareness dapat ditingkatkan
dengan cara yaitu memperlihatkan secara berulangulang atau sering
bertemu secara terus menerus sampai
individu tersebut merasakan hubungan yang erat atau akrab
dengan merek tertentu (Adrian
& Mulyandi, 2021). Brand awareness terbagi menjadi 2 yaitu brand
recognition dan brand recall. Brand recognition yaitu
keterampilan dari konsumen untuk memastikan pertemuan dengan suatu merek
dagang tertentu yang sebelumnya merupakan merek dagang yang sudah pernah mereka
kenal (Huda,
Hudori, Fahlevi, Mazaya, & Sugiarti, 2017). Sehingga
konsumen tersebut dapat memastikan bahwa merek tersebut
merupakan merek yang sudah mereka kenal
sebelumnya. Kemudian brand recall kemampuan
pelanggan untuk mengingat sebuah merek dagang saat
menghadapi keadaan pembelian atau aspek dari produk
tertentu. Brand
recall berarti daya ingat pelanggan terhadap sebuah merek dagang akan
muncul ketika mereka memikirkan aspek dari produk
tertentu.-spasi-
METODE PENELITIAN
Metodologi
dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil sumber data
yang berasal dari data sekunder yaitu beberapa penelitian terdahulu yang
membahas tentang topik yang serupa (Benuf
& Azhar, 2020). Teknik analisis data yang digunakan
adalah literature
review. Literature review merupakan pembahasan yang memberikan penjelasan tentang informasi seputar hasil yang ditemukan dari referensi penelitian lain dan memiliki tujuan agar dapat meningkatkan atau mengembangkan informasi tersebut (Octa,
2019). Setelah itu hasil dari beberapa penelitian tersebut akan ditarik kesimpulan. Penelitian ini berfokus kepada
pembahasan tentang manfaat dari Instagram sebagai media marketing terhadap brand equity
pada brand uniqlo.
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Sosial Media Marketing sendiri yaitu jenis
model pemasaran internet untuk mencapai tujuan pemasaran dengan berpartisipasi
dalam berbagai jaringan media sosial. Alat pemasaran sosial media umumnya
meliputi BBS, micro
blogging, blog, SNS, gambar, video, dan sebagainya (Arief
& Millanyani, 2015). Terdapat 4C dalam
penggunaan social media, yaitu :
1.
Context: How we
frame our stories. Adalah bagaimana kita membentuk sebuah cerita atau pesan
(informasi) seperti bentuk dari sebuah pesan itu sendiri, penggunaan bahasa
maupun isi dari pesan tersebut.
2.
Communication: The practice of sharing our
sharing story as well as listening, responding, and growing. Adalah bagaimana berbagi cerita atau pesan (informasi)
sebaik kita mendengar, merespon dan tumbuh dengan
berbagai cara yang membuat pengguna merasa nyaman dan pesan tersampaikan dengan
baik.
3.
Collaboration: Working together
to make things
better and more efficient and effective. Adalah bagaimana
bekerja sama untuk membuat segala hal menjadi lebih baik. Yaitu dengan kerja
sama antara sebuah akun atau perusahaan dengan penggunanya di media sosial
untuk membuat hal baik lebih efektif dan lebih efisien.
4.
Connection: The relationships we forge and
maintain. Adalah bagaimana memelihara hubungan yang telah terbina.
Bisa dengan melakukan sesuatu yang bersifat berkelanjutan sehingga pengguna
merasa lebih dekat dengan perusahaan pengguna media sosial.
B. Pembahasan
Instagram berasal dari kata instan atau insta, seperti kamera polaroid yang dulu lebih dikenal dengan
foto instan. Instagram juga dapat
menampilkan foto-foto secara instan dalam
tampilannya. Sedangkan untuk kata gram
berasal dari kata telegram, dimana
cara kerja telegram adalah
untuk mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat (Untari
& Fajariana, 2018). Begitu pula dengan
Instagram yang dapat
mengunggah foto dengan menggunakan jaringan internet, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan cepat (Damayanti,
2018). Oleh karena itulah
Instagram berasal
dari kata instantelegram. Instagram adalah
sebuah aplikasi dari Smartphone
yang khusus untuk media sosial yang merupakan salah satu dari media digital yang mempunyai fungsi hampir sama dengan
twitter, namun
perbedaannya terletak pada pengambilan foto dalam bentuk atau
tempat untuk berbagi informasi terhadap penggunanya (Arief
& Millanyani, 2015). Instagram juga dapat memberikan inspirasi bagi penggunanya dan juga dapat meningkatkan kreatifitas, karena Instagram mempunyai fitur yang dapat membuat foto
menjadi lebih indah, lebih artistik
dan menjadi lebih bagus (Sidiq,
2017). Dan jika dikaitkan
dengan masalah penelitian, maka pemanfaatan disini berarti menggunakan atau memakai suatu
hal yang berguna, dalam hal ini
adalah menggunakan atau memanfaatkan instagram sebagai media sosial pemasaran dalam menyampaikan informasi kepada publiknya yakni pelanggan yang merupakan salah satu dari publik
eksternalnya. Agar strategi marketing yang diciptakan berjalan dengan lancar dan omzet
selalu naik, beberapa jenis strategi pemasaran yang dapat dilakukan, yaitu
iklan berbayar, pemasaran transaksional, pemasaran
media sosial, pemasaran interaktif, pemasaran konten, Search Engine Optimization (SEO), telemarketing,
email marketing (Marwan,
2021).
Dari pemanfaatan instagram sebagai
media sosial pemasaran dalam menyampaikan informasi kepada publik, diharapkan
dapat memberikan hasil berupa pengetahuan yang berguna bagi publik yang membaca
bahkan melihatnya, yang dalam hal ini adalah para pelanggan dari Uniqlo Indonesia.Sehingga
pelanggan menjadi tahu tentang produk-produk yang ditawarkan oleh Uniqlo Indonesia ini melalui instagram.
Berdasarkan penelitian yang
dilaksanakan oleh (Zulfikar
& Mikhriani, 2017) membuktikan bahwa variabel dari
social media marketing
berpengaruh secara positif serta signifikan pada brand equity. Penelitian ini menjelaskan bahwa
penggunaan pemasaran melalui kegiatan media sosial seperti interaksi, pembagian
konten, aksesibilitas dan kredibilitas dapat menciptakan serta meningkatkan brand equity yang
berujung pada peningkatan pendapatan penjualan di masa yang akan datang serta
memperoleh jangkauan calon pelanggan yang lebih luas, membuat individu dapat
ikut berdiskusi tentang produk atau layanan, mendapatkan respon
atau keluhan konsumen dan menambah jumlah pengikut secara online.
Berdasarkan penelitian yang
dilakukan oleh (DHARMAWAN,
2020) membuktikan bahwa
variabel dari media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap brand awareness.
Penelitian ini menjelaskan bahwa penggunaan media sosial terbukti memberikan
pengaruh secara signifikan pada peningkatan ciri khas atau daya tarik suatu
produk dalam kegiatan pemasaran yang dilakukan melalui media sosial. Selain
itu media sosial juga terbukti dapat meningkatkan calon pelanggan, karena iklan yang diunggah
oleh perusahaan menimbulkan ketertarikan bagi konsumen yang
menggunakan media sosial.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh (Aditya & Wardana, 2017) membuktikan bahwa variabel dari media sosial memiliki pengaruh yang positif serta
signifikan terhadap brand equity. Penelitian ini menjelaskan bahwa kesadaran merek dapat ditingkatkan melalui penggunaan konten yang diunggah
oleh pengguna media sosial atau User Generated Communication
serta konten yang diunggah oleh
perusahaan atau Firm Generated Communication secara online dengan tujuan
untuk mempromosikan merek dagang dari perusahaan tersebut.
Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan oleh
(Febriyan, 2018) membuktikan bahwa variabel customer
engagement dan viral marketing dari social media marketing tidak
memiliki pengaruh yang signifikan pada brand
equity. Namun variabel online communities serta
buzz marketing dari
social media marketing terbukti terdapat
efek secara signifikan pada brand
equity. Penelitian ini menjelaskan bahwa online communities merupakan
variabel yang paling berpengaruh
terhadap pembentukan brand equity. Sehingga
perusahaan dapat melakukan kegiatan pemasaran melalui komunitas online
agar tercipta interaksi antara pihak perusahaan
dengan konsumen yang terdapat dalam komunitas tersebut.
Berdasarkan dari penjelasan diatas dapat diketahui
bahwa sebagian besar penelitian membuktikan pemasaran media sosial memiliki pengaruh secara signifikan terhadap pembentukan brand equity.
KESIMPULAN
Berdasarkan dari pemaparan
penelitian yang telah dilakukan, maka bisa ditampilkan kesimpulan jika manfaat social media marketing
terdapat dampak yang signifikan atau penting pada pembentukan brand equity. Namun
pada pemasaran media sosial terdapat variabel
customer engagement dan viral marketing yang masih memerlukan perhatian lebih, sebab
diketahui bahwa kurangnya keterlibatan konsumen secara online dan minimnya penyebaran
konten melalui media sosial tidak membantu perusahaan dalam membangun atau
meningkatkan kesadaran sebuah merek dagang. Sosial Media digunakan tidak hanya
sebagai sarana upload foto serta video pribadi, namun
juga ada berbagai pihak seperti Instansi terutama Uniqlo yang memilih untuk
menggunakan social media Instagram sebagai sarana pemasaran. Hal ini juga patut ditiru untuk
pelaku UMKM di Indonesia sebagai contoh mutlak sebuah perusahaan besar yang
memanfaatkan kesempatan di social media sebagai
sarana pemasaran yang lebih meluas dan bisa menarik minat konsumen fashion.
Aditya, Kadek Yoga, & Wardana, I. Made. (2017). Peran
Brand Equity Dalam Memediasi Pengaruh Word Of Mouth Terhadap Niat Beli. E-Jurnal
Manajemen Unud, 6(2), 830856.
Adrian, Dennis, & Mulyandi, M. Rachman. (2021). Manfaat
Pemasaran Media Sosial Instagram Pada Pembentukan Brand Awareness Toko Online. Jurnal
Indonesia Sosial Sains, 2(2), 215222.
Amalina, Annisa, & Tiarawati, Monika. (2016). Pengaruh
Social Media Marketing Terhadap Brand Loyalty Dengan Brand Trust Sebagai
Variabel Intervening (Studi Pada Follower Twitter Mizone@ Mizoneid). Jurnal
Ilmu Manajemen, 4(3), 112.
Apriyanti, Masayu Endang. (2018). Pentingnya kemasan terhadap
penjualan produk perusahaan. Sosio E-Kons, 10(1), 2027.
Arief, Giri Maulana, & Millanyani, Heppy. (2015).
Pengaruh social media marketing melalui instagram terhadap minat beli konsumen
sugar tribe. EProceedings of Management, 2(3).
Benuf, Kornelius, & Azhar, Muhamad. (2020). Metodologi
penelitian hukum sebagai instrumen mengurai permasalahan hukum kontemporer. Gema
Keadilan, 7(1), 2033.
Damayanti, Rini. (2018). DIKSI DAN GAYA BAHASA DALAM MEDIA
SOSIAL INSTAGRAM.
DHARMAWAN, AWANG. (2020). Pengaruh Social Media Marketing
Terhadap Brand Awareness Pada Followers Instagram Warunk Upnormal. Commercium,
2(2).
Febrina, Annisa. (2019). Motif orang tua mengunggah foto anak
di instagram (Studi Fenomenologi Terhadap Orang Tua di Jabodetabek). Jurnal
Abdi Ilmu, 12(1), 5565.
Febriyan, Firman. (2018). Pengaruh Pemasaran Media Sosial
Terhadap Brand Awarenness Pada Produk Internasional (Studi Pada Komunitas
Xiaomi Indonesia). Universitas Brawijaya.
Huda, Nurul, Hudori, Khamim, Fahlevi, Rizal, Mazaya, Dea,
& Sugiarti, Dian. (2017). Pemasaran Syariah: Terori & Aplikasi.
Kencana.
Marwan, Sri Handayani. (2021). Tantangan Dan Peluang
Generasi Milenial Era Pandemi. Edited by Sri Handayani Marwan. 1st ed.
Surakarta: UNISRI Press.
Norman, Efrita, Husenudin, Abdul, & Pahlawati, Enah.
(2022). Strategi Memilih Traffic yang Sesuai dengan Bisnis Para Pedagang Pusat
Grosir Bogor Merdeka. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1),
4553.
Octa, Andhika. (2019). Literature Review: Meningkatkan
Kepuasan Pelanggan Di Bengkel Resmi Menggunakan Sistem Manajemen Pelanggan
Elektronik. Informatik: Jurnal Ilmu Komputer, 15(1), 3950.
Ratana, Meta. (2018). Pengaruh Social Media Marketing
Terhadap Ekuitas Merek. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, 22(1),
1328.
Sidiq, Anwar. (2017). Pemanfaatan Instagram Sebagai Media
Dakwah (Study Akun@ fuadbakh). UIN Raden Intan Lampung.
Untari, Dewi, & Fajariana, Dewi Endah. (2018). Strategi
pemasaran melalui media sosial instagram (studi deskriptif pada akun@
subur_batik). Widya Cipta: Jurnal Sekretari Dan Manajemen, 2(2),
271278.
Zulfikar, Alif Ryan, & Mikhriani, Mikhriani. (2017).
Pengaruh social media marketing terhadap brand trust pada followers instagram
dompet dhuafa cabang yogyakarta. Al-Idarah: Jurnal Manajemen Dan
Administrasi Islam, 1(2), 279294.
|
|
© 2022
by the authors. Submitted for possible open access publication under the
terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY SA) license (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/). |