
Sugiyo / JOSR: Journal of Social Research, 1(11), 397-409
Pengaruh Pembelajaran Daring Terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Producing
Pada Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta 407
jika hasil F
hitung
lebih besar dari F
tabel
, sehingga sesuai dengan hasil ini, maka
hipotetis (H
1
) dalam penelitian ini dapat diterima. Pengaruh Hasil hipotetis
pembelajaran daring berpengaruh terhadap Hasil Pembelajaran dapat dibuktikan
melalui Uji koefisien deteminan (R
2
) diperoleh nilai R sebesar 0.682
a
dan
koefisien determinasi sebesar 0.465. Besar pengaruh variabel pembelajaran daring
terhadap hasil pembelajaran sebesar 46.50 %, menunjukkan bahwa kemampuan
variabel bebas dalam menjelaskan varian variabel terikatnya sebesar 46,50 % dan
sisanya 53,50 % dijelaskan variabel lain. Dapat disimpulkan bahwa besar
pengaruh variabel pembelajaran daring terhadap hasil pembelajaran 46,50 %.
Selain itu hasil pengaruh ini dapat dilihat dari uji F, hipotetis dapat diterima jika
hasil F
hitung
> F
tabel
. Hasil F
hitung
sebesar 73,833 lebih besar F
table
3,953 dengan
jumlah data N-1-2 = 84. Sesuai teori dinyatakan bahwa hipotetis dapat diterima
jika hasil F
hitung
lebih besar dari F
tabel
, sehingga hipotetis (H
1
) diterima.
KESIMPULAN
Selaras hasil analisis data bahwa hipotetis penelitian sudah teruji, sehingga
dalam penelitian ini dapat diperoleh simpulan bahwa : variabel pembelajaran
daring pada institusi pendidikan tinggi Sekolah Tinggi Muti Media Yogyakarta
berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil pembelajaran untuk mata kulaih
producing (nilai F
hitung
sebesar 73.833 lebih besar dari hasil F
tabel
dengan tingkat
signifikansi 0,05 sebesar 3,953).
BIBLIOGRAFI
Ashari, Purbayu Budi Santoso, & Santoso, Budi. (2005). Analisis statistic dengan
Microsoft exel dan SPSS. Yogyakarta.
Badrujaman, Aip. (2011). Teori dan aplikasi evaluasi program bimbingan dan konseling.
Jakarta: Indeks.
Bhakti, Yoga Budi. (2017). Evaluasi program model CIPP pada proses pembelajaran IPA.
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika Dan Riset Ilmiah), 1(2), 75–82.
Chusna, Nuke L. (2019). Pembelajaran E-learning. Prosiding Seminar Nasional
Pendidikan KALUNI, 2(1), 113–117.
Dimyati, Mudjiono. (2006). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Fathurrohman, Muhammad. (2015). Model-model pembelajaran inovatif alternatif desain
pembelajaran yang menyenangkan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 113, 16.
Hakim, Abdul Barir. (2016). Efektifitas Penggunaan E-Learning Moodle, Google
Classroom Dan Edmodo. I-STATEMENT, 2(1).
Hamdani, Acep Roni, & Priatna, Asep. (2020). Efektifitas Implementasi Pembelajaran
Daring (Full Online) Dimasa Pandemi Covid-19 Pada Jenjang Sekolah Dasar Di
Kabupaten Subang. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 6(1), 1–9.
Hartatik, Sri. (2018). Peningkatan Sikap Pluralitas dan Hasil Belajar PKn Melalui
Penerapan Problem-Based Learning (PBL) Bagi Siswa Kelas XII IPA-5 Semester
Gasal SMA Negeri 3 Surakarta Tahun 2016/2017. JUrnal Pendidikan Dwija
Utama: Agustus 2017, 69.
Horton, William, & Horton, Katherine. (2003). E-learning Tools and Technologies: A
consumer’s guide for trainers, teachers, educators, and instructional designers.
John Wiley & Sons.
Izzudin, Ahmad Maulana, Masugino, Masugino, & Suharmanto, Agus. (2013).
Efektivitas penggunaan media pembelajaran video interaktif untuk meningkatkan