
Owen Gloria Tjandrawan Laza / JOSR: Journal of Social Research, 1(11), 227-233
Analisa Perancangan Dan Penggunaan Sistem Pembelian Token Listrik Dengan
Memanfaatkan Pulsa Sms Melalui Smartphone 229
*Correspondent Author : Owen Gloria Tjandrawan Laza
Email : owenlasa03@gmail.com
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Zaman modern ini banyak alat pendukung kehidupan manusia yang
membutuhkan tenaga listrik untuk mengoperasikannya, seperti lampu, mesin cuci,
mesin pompa air, televisi, radio, komputer dan perangkat elektronik lainnya.
Listrik merupakan kebutuhan manusia yang sangat penting bagi kehidupan sehari-
hari yang menjadikan manusia sangat bergantung pada listrik. Peran pemerintah
pun sangat berguna untuk penyediaan listrik, seperti halnya yang dilakukan oleh
PT. PLN Badan Usaha Milik Negara ini berusaha memberikan pelayanan yang
maksimal bagi masyarakat. PT (Budianto & Saragih, 2011). PLN pun
mengembangkan sistem pelayanan untuk pembayaran listrik, sistem pembayaran
awal yaitu sistem pasca bayar dimana pelanggan menerima jumlah tagihan sesuai
dengan seberapa besar menggunakan listrik (Rijaluddin, 2017).
PT. PLN mengembangkan sistem layanan listrik prabayar yang mana
pelanggan membayar terlebih dahulu dengan membeli token atau pulsa listrik
untuk menggunakan listrik. Salah satu layanan terbaru PT. PLN adalah Listrik
Pintar untuk pelanggan dalam mengelola konsumsi listrik melalui meter
elektronik prabayar. Dengan Listrik Pintar, pelanggan bisa lebih mudah
mengoptimalkan konsumsi listrik, disamping itu pelanggan tidak perlu berurusan
dengan pencatatan meter setiap bulan, dan tidak perlu terikat dengan jadwal
pembayaran listrik bulanan. Persediaan KWh dapat ditambah berapa saja dan
kapan saja sesuai kebutuhan dan keinginan pelanggan (Himawan & Adrin, 2014).
Alat yang biasa digunakan yaitu KWh (Kilo Watt hour) Meter. Alat ini
berfungsi untuk mengalirkan listrik dari sumber listrik lalu ke KWh dan dialirkan
ke dalam rumah. KWh Meter Prabayar adalah alat yang menggunakan voucher
token pulsa untuk penggunaan listrik. Voucher yang digunakan terdiri dari 20
digit angka yang dimasukkan secara manual oleh pelanggan ke dalam KWh
Meter. Telepon genggam biasa disebut telepon selular atau handphone adalah
perangkat telekomunikasi elektronik yang bisa dibawa kemana saja dan tidak
menggunakan kabel (Sudimanto, Warnars, & Soewito, 2021). Adapun jenis
telepon selular yaitu telepon yang memiliki port serial yang bisa dihubungkan ke
komputer. Jaringan komunikasi yang digunakan adalah sistem GSM (Global
System for Mobile Telecommunications). Fungsi telepon selular pada umumnya
memang melakukan dan menerima panggilan masuk, selain itu telepon selular
pun memiliki fungsi mengirim dan menerima SMS (Syafar, 2017).