JOSR: Journal of Social Research
Oktober 2022, 1 (11), 227-233
p-ISSN: 2827-9832 e-ISSN: xxxx-xxxx
Available online at http:// https://ijsr.internationaljournallabs.com/index.php/ijsr
http://ijsr.internationaljournallabs.com/index.php/ijsr
ANALISA PERANCANGAN DAN PENGGUNAAN SISTEM PEMBELIAN
TOKEN LISTRIK DENGAN MEMANFAATKAN PULSA SMS MELALUI
SMARTPHONE
Owen Gloria Tjandrawan Laza
Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana
owenlasa03@gmail.com
Abstrak (indonesia)
Received:28
September
2022
Revised :05
Oktober
2022
Accepted:10
Oktober
Latar Belakang: tenaga listrik untuk
mengoperasikannya, seperti lampu, mesin cuci,
mesin pompa air, televisi, radio, komputer dan
perangkat elektronik lainnya. Listrik merupakan
kebutuhan manusia yang sangat penting bagi
kehidupan sehari-hari yang menjadikan manusia
sangat bergantung pada listrik.
Tujuan: merancang sistem pembelian token listrik
dengan memanfaatkan pulsa SMS melalui
smarthphone.
Metode: Penelitian ini dilakukan dengan cara
mengumpulkan bahan-bahan dari buku-buku, karya
ilmiah, ataupun tulisan yang berhubungan dengan
permasalahan yang di bahas dalam penelitian
tersebut.
Hasil: Dengan adanya sistem ini dapat
mempermudah pelanggan dalam pengisian token
listrik secara otomatis yaitu agar pelanggan tidak
harus mendatangi kios penjualan token listrik.
Kesimpulan: Proses saat pengecekan sisa kuota
pulsa yang dikirim oleh sistem melalui wavecom,
pelanggan akan menerima peringatan sisa kuota
apabila kuota sudah mendekati batas minimal
melalaui SMS pada smartphone.
Kata kunci: Sistem Pembelian Token Listrik; Pulsa
Sms; Smartphone
Owen Gloria Tjandrawan Laza / JOSR: Journal of Social Research, 1(11), 227-233
Analisa Perancangan Dan Penggunaan Sistem Pembelian Token Listrik Dengan
Memanfaatkan Pulsa Sms Melalui Smartphone 228
Abstract (English)
electric power to operate it, such as lights, washing
machines, water pump machines, televisions, radios,
computers and other electronic devices. Electricity is
a very important human need for everyday life that
makes humans very dependent on electricity,
designing a system for purchasing electricity tokens
by utilizing SMS pulses via smartphones. This
research was carried out by collecting materials
from books, scientific works, or writings related to
the problems discussed in the study, With this system
it can make it easier for customers to fill electricity
tokens automatically, namely so that customers do
not have to go to electricity token sales kiosks, the
process when checking the remaining credit quota
sent by the system via wavecom, customers will
receive a remaining quota warning if the quota is
close to the minimum limit via SMS on the
smartphone.
Background: electric power to operate it, such as
lights, washing machines, water pump machines,
televisions, radios, computers and other electronic
devices. Electricity is a very important human need
for everyday life which makes humans very
dependent on electricity.
Objective: designing a system for purchasing
electricity tokens by utilizing SMS pulses via
smartphones.
Methods: This research was conducted by collecting
materials from books, scientific works, or writings
related to the problems discussed in the research.
Results: With this system, it can make it easier for
customers to fill in electricity tokens automatically,
so that customers don't have to go to electricity token
sales kiosks.
Conslusion: The process when checking the
remaining balance of the credit quota sent by the
system through wavecom, the customer will receive a
warning of the remaining quota if the quota is close
to the minimum limit
Keywords: Electricity Token Purchase System; SMS
pulse; Smartphone
Owen Gloria Tjandrawan Laza / JOSR: Journal of Social Research, 1(11), 227-233
Analisa Perancangan Dan Penggunaan Sistem Pembelian Token Listrik Dengan
Memanfaatkan Pulsa Sms Melalui Smartphone 229
*Correspondent Author : Owen Gloria Tjandrawan Laza
Email : owenlasa03@gmail.com
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Zaman modern ini banyak alat pendukung kehidupan manusia yang
membutuhkan tenaga listrik untuk mengoperasikannya, seperti lampu, mesin cuci,
mesin pompa air, televisi, radio, komputer dan perangkat elektronik lainnya.
Listrik merupakan kebutuhan manusia yang sangat penting bagi kehidupan sehari-
hari yang menjadikan manusia sangat bergantung pada listrik. Peran pemerintah
pun sangat berguna untuk penyediaan listrik, seperti halnya yang dilakukan oleh
PT. PLN Badan Usaha Milik Negara ini berusaha memberikan pelayanan yang
maksimal bagi masyarakat. PT (Budianto & Saragih, 2011). PLN pun
mengembangkan sistem pelayanan untuk pembayaran listrik, sistem pembayaran
awal yaitu sistem pasca bayar dimana pelanggan menerima jumlah tagihan sesuai
dengan seberapa besar menggunakan listrik (Rijaluddin, 2017).
PT. PLN mengembangkan sistem layanan listrik prabayar yang mana
pelanggan membayar terlebih dahulu dengan membeli token atau pulsa listrik
untuk menggunakan listrik. Salah satu layanan terbaru PT. PLN adalah Listrik
Pintar untuk pelanggan dalam mengelola konsumsi listrik melalui meter
elektronik prabayar. Dengan Listrik Pintar, pelanggan bisa lebih mudah
mengoptimalkan konsumsi listrik, disamping itu pelanggan tidak perlu berurusan
dengan pencatatan meter setiap bulan, dan tidak perlu terikat dengan jadwal
pembayaran listrik bulanan. Persediaan KWh dapat ditambah berapa saja dan
kapan saja sesuai kebutuhan dan keinginan pelanggan (Himawan & Adrin, 2014).
Alat yang biasa digunakan yaitu KWh (Kilo Watt hour) Meter. Alat ini
berfungsi untuk mengalirkan listrik dari sumber listrik lalu ke KWh dan dialirkan
ke dalam rumah. KWh Meter Prabayar adalah alat yang menggunakan voucher
token pulsa untuk penggunaan listrik. Voucher yang digunakan terdiri dari 20
digit angka yang dimasukkan secara manual oleh pelanggan ke dalam KWh
Meter. Telepon genggam biasa disebut telepon selular atau handphone adalah
perangkat telekomunikasi elektronik yang bisa dibawa kemana saja dan tidak
menggunakan kabel (Sudimanto, Warnars, & Soewito, 2021). Adapun jenis
telepon selular yaitu telepon yang memiliki port serial yang bisa dihubungkan ke
komputer. Jaringan komunikasi yang digunakan adalah sistem GSM (Global
System for Mobile Telecommunications). Fungsi telepon selular pada umumnya
memang melakukan dan menerima panggilan masuk, selain itu telepon selular
pun memiliki fungsi mengirim dan menerima SMS (Syafar, 2017).
Owen Gloria Tjandrawan Laza / JOSR: Journal of Social Research, 1(11), 227-233
Analisa Perancangan Dan Penggunaan Sistem Pembelian Token Listrik Dengan
Memanfaatkan Pulsa Sms Melalui Smartphone 230
B. Rumusan Masalah
Bagaimana perancangan dan penggunaan sistem pembelian token listrik
dengan memanfaatkan pulsa SMS melalui smartphone
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
merancang sistem pembelian token listrik dengan memanfaatkan pulsa
Sms melalui smarthphone.
METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
1. Penelitian Perpustakaan (library Research); Penelitian ini dilakukan dengan
cara mengumpulkan bahan-bahan dari buku-buku, karya ilmiah, ataupun tulisan
yang berhubungan dengan permasalahan yang di bahas dalam penelitian tersebut.
2. Penelitian Laboratorium (laboratory Research); Penulis melakukan analisa dan
mengumpulkan dengan menggunakan komputer sebagai alat bantu pembuatan
tugas akhir.
3. Jadwal penelitian; Dalam penelitian ini penulis akan memulai waktu penelitian
pada bulan Mei tanggal 16 sampai bulan Juni tanggal 20 2022.
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Kebutuhan Perangkat Keras dan Perangkat Lunak
A. Perangkat Keras; Perangkat keras yang digunakan untuk menguji coba terbagi
menjadi beberapa bagian antara lain: Arduino Uno, Modul Wireless GSM;
Telephone Seluler/Smartphone; Short Message Service (SMS), Laptop
dengan spesifikasi adalah Intel® Core™ i5 8250U Processor (6M Cache, up
to 3.40 GHz), Kapasitas Memory 8GB DDR4 2133MHz SDRAM dan
Harddisk 1TB SATA HDD 5400RPM / 246 SSD Sandisk
B. Perangkat Lunak; Adapun perangkat lunak yang digunkan dalam aplikasi ini
adalah sebagai berikut: Sistem Operasi, Windows 11 64 Bit, Software
Arduino IDE.
B. Perancangan Sistem
1. Flowchart Sistem
Owen Gloria Tjandrawan Laza / JOSR: Journal of Social Research, 1(11), 227-233
Analisa Perancangan Dan Penggunaan Sistem Pembelian Token Listrik Dengan
Memanfaatkan Pulsa Sms Melalui Smartphone 231
2. Rangkaian Perangkat Keras
3. Deskripsi Sistem
Model yang dirancang terdiri dari sebuah modul wavecom dan
mikrokontroler yang berfungsi mengatur jalannya model tersebut serta memiliki
fungsi utama pada sistem ini yaitu melakukan pengisian pulsa listrik. Modul akan
dihubungkan dengan wavecom dan mikrokontroler, untuk komunikasi secara
serial dibutuhkan serial port untuk menghubungkan antara modul dengan
wavecom.
Wavecom merupakan pabrikan asal Perancis (bermarkas di kota Issy-les-
Moulineaux, Perancis) yaitu Wavecom.SA yang berdiri sejak 1993 bermula
sebagai biro konsultan teknologi dan sistim jaringan nirkabel GSM, dan pada
1996 wavecom mulai membuat desain daripada modul wireless GSM pertamanya
dan diresmikan pada 1997, bentuk modul GSM pertama berbasis GSM dan
Owen Gloria Tjandrawan Laza / JOSR: Journal of Social Research, 1(11), 227-233
Analisa Perancangan Dan Penggunaan Sistem Pembelian Token Listrik Dengan
Memanfaatkan Pulsa Sms Melalui Smartphone 232
pengkodean khusus yang disebut AT-command. Selain memproduksi module
untuk kebutuhan M2M (Machine-to-Machine), wireless telemetri, wireless
telecommuncation, wavecom juga memproduksi unit modem sendiri yaitu yang
saat ini dikenal oleh kita dengan sebutan Wavecom Fastrack.
Modul yang terdiri dari IC Maxim RS232 berfungsi untuk melakukan
komunikasi antara wavecom dan mikrokontroler secara serial, wavecom bertugas
mengirim dan menerima SMS. Wavecom bertugas untuk membaca SMS yang
dikirimkan oleh pengguna dan akan diproses oleh mikrokontroler. Sistem awal
pengisian pulsa adalah dengan membeli token pulsa kepada PT. PLN untuk
pemakaian listrik dengan cara memasukkan kode token pulsa secara manual ke
dalam KWh Meter. Setelah pengisian pulsa berhasil maka PT. PLN akan
mengalirkan listrik sesuai dengan nominal token listrik yang dibeli oleh
pengguna. Apabila token listrik sudah mendekati batas minimal maka KWh Meter
akan memberikan tanda bahwa pulsa sudah mendekati batas minimal.
C. Pembahasan
Pemodelan pengisian pulsa kuota secara otomatis dibutuhkan komunikasi
antara wavecom dan mikrokontroler untuk mendukung proses pengiriman SMS
dan penerimaan SMS, komunikasi yang digunakan antara wavecom dan
mikrokontroler adalah komunikasi secara serial. Cara kerja model yang akan
dibuat memiliki fungsi yaitu mengisi pulsa secara otomatis. Modul yang terdiri
dari IC Maxim RS232 dan beberapa kapasitor bertugas untuk melakukan
komunikasi antara wavecom dan mikrokontroler, wavecom bertugas mengirim
dan menerima SMS. Wavecom berfungsi berfungsi mengirim SMS kepada
pelanggan apabila sisa kuota listrik mendekati batas minimal dan membaca SMS
yang dikirimkan oleh pengguna dan akan diproses oleh mikrokontroler. Kemudian
pengguna akan mengirimkan kode pulsa sebanyak 20 digit sesuai dengan nominal
yang diinginkan.
Pengisian pulsa dalam model ini dibutuhkan kode untuk dimasukkan ke
dalam model tersebut, mikrokontroler akan memproses isi SMS yang dikirim
apakah sesuai dengan format atau tidak, format pengisian kuota pulsa pada model
ini yaitu *kode pengguna*20 digit angka. Jika format pengisian pulsa tidak sesuai
maka wavecom akan mengirimkan SMS peringatan bahwa format salah dan jika
format pengisian pulsa benar maka mikrokontroler akan memproses SMS yang
berisikan kode pengguna dan 20 digit kode pulsa sesuai dengan nominal yang
diingikan oleh pengguna, dan apabila kode pengguna tidak sesuai maka pengguna
akan menerima SMS peringatan. Sistem perangkat lunak merupakan suatu
perangkat yang dibuat untuk mengendalikan sistem kerja dari masingmasing
komponen. Sistem ini dikendalikan oleh mikrokontroler yang juga mengendalikan
perangkat keras serta mengendalikan masukan dan keluaran data.
Owen Gloria Tjandrawan Laza / JOSR: Journal of Social Research, 1(11), 227-233
Analisa Perancangan Dan Penggunaan Sistem Pembelian Token Listrik Dengan
Memanfaatkan Pulsa Sms Melalui Smartphone 233
KESIMPULAN
Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya, dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut: Dengan adanya sistem ini dapat mempermudah
pelanggan dalam pengisian token listrik secara otomatis yaitu agar pelanggan
tidak harus mendatangi kios penjualan token listrik, Proses saat pengecekan sisa
kuota pulsa yang dikirim oleh sistem melalui wavecom, pelanggan akan
menerima peringatan sisa kuota apabila kuota sudah mendekati batas minimal
melalaui SMS pada smartphone.
BIBLIOGRAFI
Alfian Budianto, H. S. (2011). PENERAPAN SISTEM LISTRIK PLN
PRABAYAR DENGAN PENGGUNAAN DAN PENGOPERASIAN
KWH METER PRABAYAR SECARA IT DALAM E-PAYMENT
SISTEM PULSA LISTRIK. Jurnal Sistem Informasi, Volume 7, Nomor 2,
Oktober 2011, 77-87.
Anung Bastiyan Nugroho, K. (2012). PERANCANGAN SISTEM PENGISIAN
PULSALISTRIK BERBASIS MOBILE. 1-12.
Heribertus Himawan, A. T. (2014). RANCANGAN JARINGAN SISTEM
MOBILE PULSA LISTRIK PRABAYAR. Prosiding SNATIF Ke-1 Tahun
2014, 205-208.
Sudimanto. (2017). PENGISIAN PULSA (TOKEN) LISTRIK
MENGGUNAKAN SMS (SHORT MESSAGES SERVICES). Media
Informatika Vol.16 No.2 (2017), 20-24.
Syafar, A. (2017). SISTEM PENGISIAN VOUCHER LISTRIK JARAK JAUH
VIA SMS BERBASIS MIKROKONTROLLER . Volume 2 Nomor. 2,
Oktober 2017, 41-50.
© 2021 by the authors. Submitted for possible open access publication under
the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY SA)
license (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/).