JOSR: Journal of Social Research
Januari 2022, 1 (2), 1-11
p-ISSN: 2827-9832 e-ISSN: xxxx-xxxx
Available online at http:// https://ijsr.internationaljournallabs.com/index.php/ijsr
http://ijsr.internationaljournallabs.com/index.php/ijsr
NEW BUSINESS IDEA PADA MASA NEW NORMAL
Hari Setiawan Saragih
1
, Zuhrinal M Nawawi
2
North Sumatra State Islamic University, Indonesia
1, 2
harisaragih03@gmail.com
1
, zuhrinal.nawawi@uinsu.ac.id
2
Abstrak (Indonesia)
Received:20
Desember
2021
Revised :27
Desember
2021
Accepted:3
Januari
2022
Latar Belakang: Penelitian ini difokuskan pada Ide
Bisnis Baru di Masa New Normal, khususnya di Kota
Pematangsiantar.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mencari bisnis baru yang mendukung new normal
agar terhindar dari bahaya virus di masa pandemi ini.
Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah model pendekatan kualitatif dengan desain
penelitian observasional dan studi kepustakaan.
Hasil: Hasil penelitian dan pengolahan data
menunjukkan bahwa ide bisnis dengan modal kecil di
masa new normal yang dapat diwujudkan antara lain
bisnis di bidang makanan dan minuman, bisnis
rumahan, bisnis kosmetik dan perawatan kulit, bisnis
alat protokol kesehatan, bisnis alat olahraga, dan
bisnis online. bisnis kelontong.
Kesimpulan: Hal ini tentunya merupakan penyusunan
rencana bisnis yang dirancang dengan baik dan
mempertimbangkan dengan baik tingkat risiko, tingkat
kerumitan, dan skala usaha oleh para pelaku usaha.
Kata kunci: Ide Bisnis Baru; New Normal
Abstract
Background: This research is focused on New
Business Ideas in the New Normal Period, especially
in the Pematangsiantar Town.
Objective: The purpose of this research is to find new
Hari Setiawan Saragih
1
, Zuhrinal M Nawawi
2
/ JOSR: Journal of Social Research, 1(2), 1-11
New Business Idea Pada Masa New Normal 2
businesses that support the new normal in order to
avoid the dangers of the virus in this pandemic.
Methods: The method used in this research is a
qualitative approach model with an observational
research design and literature study.
Results: The results from research and data
processing show that business ideas with small
capital during the new normal that can be realized
include businesses in the food and beverage sector,
home business, cosmetic and skincare business,
health protocol equipment business, sports
equipment business, and online grocery business.
Conslusion: This is of course a well-designed
business plan arrangement and well-considered the
level of risk, the level of complexity, and the scale of
the business by the business actors.
Keywords: New Business Idea; New Normal
*Correspondent Author : Hari Setiawan Saragih
Email : harisaragih03@gmail.com
PENDAHULUAN
Membangun bisnis mirip dengan proyek membangun rumah. Kadang
sederhana, kadang rumit. Jika seseorang ingin membuka bisnis perhotelan tanpa
perencanaan dan langsung membangun bisnis tersebut, risikonya besar sekali.
Sebagai pelaku bisnis, ia harus mengetahui, siapa tamu yang disasar? Desain
arsitektur yang bisa menarik segmen pasar yang dituju, langkah-langkah yang
ditempuh dalam mencari orang-orang yang tepat untuk mengelola hotel, tindakan
yang seharusnya dilakukan jika modalnya tidak cukup, mempertimbangkan jika
keuntungannya kecil, tindakan yang sebaiknya diambil jika kalah bersaing,
menguasai teknik membujuk pihak lain agar ingin berinvestasi pada bisnis yang
dibangun, serta langkah-langkah meningkatkan kemungkinan untuk mendapatkan
keuntungan yang besar. Kunci sukses memulai bisnis salah satunya adalah adanya
kemampuan menuangkan ide-ide atau gagasan cemerlang yang kreatif dan
inovatif. Tidak hanya itu saja, ide tersebut harus mempunyai nilai ekonomi yang
tinggi yang dituangkan dalam rencana bisnis secara matang dan realistis.
Di awal tahun 2020, muncul wabah penyakit yang disebabkan oleh virus
corona atau Covid-19.Hal ini sangat berimbas pada sektor perekonomian,
termasuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sejak saat itu, pemerintah
memberlakukan kebijakan untuk tetap berada di rumah atau dikenal dengan istilah
Hari Setiawan Saragih
1
, Zuhrinal M Nawawi
2
/ JOSR: Journal of Social Research, 1(2), 1-11
New Business Idea Pada Masa New Normal 3
PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) guna memutus rantai penularan virus,
namun banyak bisnis yang semakin lesu bahkan sudah menutup gerainya dan
merumahkan sementara karyawannya. Sebagai pemilik bisnis, dengan terpaksa
memikirkan ide baru agar bisnis tetap berjalan atau mungkin memulai bisnis baru.
Adanya pandemic Covid-19 yang melanda tidak hanya Indonesia, tapi
juga dunia, mau tidak mau memaksa masyarakat dunia menjalani pola hidup
“baruyang berbeda dengan gaya hidup sebelumnya yang dikenal dengan istilah
new normal. Hal ini membuat para pelaku usaha harus beradaptasi dengan new
normal. Termasuk dengan mereka yang tengah merintis atau hendak memulai
bisnisnya secara mandiri. Jenis usaha yang dipilih harus disesuaikan dengan pola
hidup new normal. Kendati begitu, di era new normal ini bukan berarti peluang
untuk berbisnis tertutup, justru sebaliknya, ada jenis-jenis usaha yang berpotensi
menambah pundi-pundi penghasilan yang menguntungkan bagi pelaku bisnis
tersebut. Ada empat macam bisnis berdasarkan siapa pembelinya dan apa yang
ditawarkan. Dari sisi siapa pembelinya, ada dua macam bisnis, yaitu a) bisnis
yang pembeli akhirnya adalah individu atau kelompok individu yang membeli
sesuatu untuk dipakai sendiri. Bisnis semacam itu disebut sebagai bisnis ke
konsumen (business to consumers atau B2C/”bi-tu-si”. b) bisnis yang pembeli
akhirnya adalah perusahaan yang membeli sesuatu untuk menjadi bagian dari
kegiatan usaha atau bagian dari produk/layanan akhir meraka. Bisnis semacam itu
disebut sebagai bisnis ke bisnis (business to business, atau B2B/”bi-tu-bi) (Sidik,
2013).
Namun, untuk menentukan jenis bisnis apa yang akan dijalankan apalagi
pada masa new normal ini dibutuhkan “ide atau gagasan” yang tentunya bukan
sembarang ide, tetapi ide yang mempunyai nilai komersial dan ide itu ditulis
dalam suatu rencana usaha atau rencana bisnis. Sebenarnya banyak orang
mempunyai ide cemerlang, ide yang hebat-hebat serta mempunyai nilai komersial
tinggi tetapi ide itu tetaplah hanya sekedar ide bahkan hanya sekedar impian yang
numpang lewat, karena ide yang hebat tadi tidak pernah ditulis atau
dikomunikasikan kepada pihak lain ataupun diimplementasikan.
Tulisan ini mencoba mengupas tentang bagaimana merencanakan bisnis,
dengan harapan dapat digunakan sebagai pengetahuan ataupun menyiapkan
langkah awal bagaimana untuk menggali, menumbuhkan atau menjaring ide-ide
atau gagasan bisnis dan sekaligus menuangkannya dalam sebuah rencana
usaha/bisnis sehingga menemukan new business idea yang cocok dijalankan di
masa new normal ini. Realita di lapangan menunjukkan bahwa banyak
ide/gagasan-gagasan bisnis hebat dan ide-ide orisinil yang justru lahir dari para
kawula muda. Tentunya kalau peluang atau kemampuan ini dikemas dengan baik
dan mampu dirancang sedemikian rupa sehingga dapat dikemas sebagai rencana
usaha/bisnis yang layak dan mampu diterapkan ke dalam sebuah bisnis riil,
tentunya akan banyak memberi manfaat bagi para kawula muda sendiri dan
sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan lingkungannya.
Hari Setiawan Saragih
1
, Zuhrinal M Nawawi
2
/ JOSR: Journal of Social Research, 1(2), 1-11
New Business Idea Pada Masa New Normal 4
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana menemukan new
business idea yang cocok dijalankan di masa new normal ini khususnya di Kota
Pematangsiantar. Berdasarkan rumusan masalah tersebut maka tujuan penelitian
ini adalah untuk menemukan new business idea yang cocok dijalankan di masa
new normal ini khususnya di Kota Pematangsiantar.
Perencanaan Bisnis untuk Menemukan New Business Idea
Dengan kondisi bisnis yang tidak menentu seperti saat ini, di masa new
normal, perencanaan bisnis yang benar-benar matang sangat diperlukan untuk
memperoleh return yang sesuai dengan yang diharapkan. Secara sederhana,
perencanaan dapat dikatakan sebagai “kegiatan penyusunan rencana dan sebuah
rencana dapat dirumuskan sebagai “serangkaian tujuan/hasil yang diharapkan
ditambah dengan tindakan-tindakan yang harus dilakukan untuk
mencapainya”.(Bafadhal, 2018). Berdasarkan pengertian perencanaan bisnis
menurut Hisrich dan Peters (1995), Safrida dan Yusrita (2019) mengartikan
bahwa business plan adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang
menggambarkan semua unsur-unsur yang relevan baik internal, maupun eksternal
mengenai perusahaan untuk memulai sewaktu usaha. Isinya berupa perencanaan
terpadu menyangkut pemasaran, permodalan, manufaktur dan sumber daya
manusia.
Perencanaan usaha/bisnis (business plan) adalah rencana-rencana tentang
apa yang dikerjakan dalam suatu bisnis ke depan meliputi alokasi sumberdaya,
perhatian pada faktor-faktor kunci dan mengolah permasalahan-permasalahandan
peluang yang ada (Supriyanto, 2009). Dilihat dari beberapa pendapat di atas,
maka definisi mengenai perencanaan bisnis dapat bervariasi namun secara garis
besar dapat digarisbawahi ada lima karakteristik utama dalam merencanakan
bisnis, yaitu 1) adanya pengambilan keputusan dari alternative yang ada; 2)
orientasi masa depan; 3) pengalokasian sumber daya; 4) adanya tujuan yang ingin
dicapai; 5) adanya uraian proses yang detail dalam bentuk kegiatan, program,
aktivitas, kebijakan atau prosedur. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
perencanaan bisnis adalah bentuk kegiatan olah pikir pelaku bisnis untuk
pengambilan keputusan secara probadi maupun kolektif dari berbagai alternative
yang ada demi mencapai tujuan masa depan yang telah ditetapkan melalui proses
yang metodis, sistematis dan relevan.
Perencanaan bisnis merupakan perencanaan yang sangat spesifik.
Penyusunannya harus mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan masing-
masing bisnis secara individual. Terkadang banyak orang berpikir bahwa
perencanaan bisnis hanya untuk sebuah bisnis baru atau sebuah proposal untuk
mencari pinjaman dana ke pihak perbankan ataubagaimana mendatangkan
investor baru dalam bisnis. Sebenarnya tidak sesederhana hal di atas, perencanaan
bisnis juga penting untuk suatu bisnis yangsedang berjalan.Bisnis membutuhkan
perencanaan untuk pertumbuhan yangoptimis dan pengembangan-pengembangan
dengan skala prioritas. Perencanaan Usaha/Bisnis sendiri adalah suatu hasil
Hari Setiawan Saragih
1
, Zuhrinal M Nawawi
2
/ JOSR: Journal of Social Research, 1(2), 1-11
New Business Idea Pada Masa New Normal 5
pemikiran, dimana isi dari perencanaan harus mampu mendukung pencapaian
tujuan-tujuan perusahaan/bisnis.
New Business Idea di Masa New Normal
Menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat di era globalisasi harus
disikapi oleh para pelaku bisnis/usaha dengan menerapkan langkah-langkah
strategis bagi kelangsungan usahanya atau malah menemukan ide bisnis baru.
Munculnya pandemi Covid-19, yang melanda hampir di seluruh dunia
mengakibatkan sendi-sendi kehidupan seperti pendidikan dan perekonomian
mengalami kelumpuhan yang berakibat sekolah-sekolah ditutup serta perusahaan-
perusahaan banyak yang mengurangi aktivitas produksi dan bahkan tidak sedikit
yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Perekonomian menjadi shock
baik secara perorangan, rumah tangga, perusahaan makro dan mikro bahkan
perekonomian negara di dunia (Taufik dan Ayuningtyas, 2020).
Untuk menggerakkan roda perekonomian kembali, pelaku UMKM harus
merubah pola piker agar nantinya berpengaruh terhadap bisnisnya di masa depan.
Tantangan bagi UMKM dalammengembangkan bisnisnya pada masa pandemi ini
lebih berat mengingat perubahan yang terjadi di masyarakat. Selain pentingnya
digitalisasi juga keterbatasan modal dan pengelolaan aset unit usaha yang belum
tertib (Sanggrama dkk., 2020).
Oleh karena itu, pelaku usaha/bisnis harus mengubah mindset dari sekadar
mampu bertahan hidup menjadi enterpreneurial. Hal ini dapat dilakukan melalui
inovasi-inovasi produk maupun penggunaan teknologi digital, sebagai media
dalam memasarkan produk di era pandemi ini, selain itu juga pentingnya
dukungan pemerintah dalam mendorong UMKM lebih kuat dan maju.
Penggunaan teknologi digital di Indonesia menurut data PEW Research
Center menunjukkanbahwa pengguna gawai aktif di Indonesia diperkirakan
sekitar 42% atau lebih dari 100juta orang pada tahun 2018. Namun, baru sekitar
13% atau hanya sekitar 8,3 juta dari 64,2 jutapelaku UKM secara nasional yang
memanfaatkan teknologi digital, khususnya platform ecommerce(perdagangan
elektronik) (Keminfo,2020).
METODE PENELITIAN
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pendekatan
kualitatif dengan desain penelitian observasi dan studi kepustakaan. Fokus
penelitian yang ingin dicapai adalah menemukan new business idea yang cocok
dijalankan di masa new normal ini khususnya di Kota Pematangsiantar. Lokasi
penelitian adalah Kota Pematangsiantar. Pengumpulan data yang dilakukan
menggunakan teknik observasi,wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis
data dengan deskriptif kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah metode
penelitian yang berlandaskan filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada
kondisi objek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci,
Hari Setiawan Saragih
1
, Zuhrinal M Nawawi
2
/ JOSR: Journal of Social Research, 1(2), 1-11
New Business Idea Pada Masa New Normal 6
pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball,
teknikpengumpulan data dengan trianggulasi, analisis data bersifat
induktif/kualitatif dan hasil penelitian lebih menekankan makna dari pada
generalisasi. Sugiyono,(2015:19)
HASIL DAN PEMBAHASAN
New Business Idea di Kota Pematangsiantar
Mewabahnya pandemi virus corona atau Covid-19 menciptakan banyak
kebiasaan baru dalam masyarakat.Adaptasi kebiasaan ini kemudian dikenal
dengan new normal, di mana perilaku masyarakat harus mengikuti protokol
kesehatan yang ditetapkan pemerintah.Meski dalam kondisi ekonomi yang sulit,
selalu ada peluang bisnis baru yang bisa diambil.Di era new normal ini,
masyarakat Kota Pematangsiantar bisa mencari peluang bisnis modal kecil.
Apalagi selama menjalani physical distancing, semakin banyak orang
yang lebih memilih untuk membatasi diri dan beralih dengan segala sesuatu yang
serba online.Berdasarkan survey, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan,
peneliti menemukan enam kemungkinan peluang bisnis modal kecil yang bisa
dijalankan di kalangan masyarakat Kota Pematangsiantar selama periode new
normal, di antaranya:
Bisnis Makanan dan Minuman
Physical distancing nyatanya menciptakan banyak peluang bisnis kuliner
via online. Ini lantaran banyak orang memilih membatasi diri dan lebih banyak
berdiam di rumah. Bisnis kuliner yang berkembang pesat selama pandemi antara
lain makanan pesan antar. Selain menjaga diri dari risiko penularan, makanan
yang dikirim ke rumah ini dianggap lebih praktis dengan harga yang relatif
terjangkau. Selama pandemi, banyak muncul bisnis seperti sayuran organik,
olahan buah, minuman herbal, dan sebagainya yang dilengkapi dengan fasilitas
layanan pesan antar. Peluang bisnis modal kecil lainnya yang bisa dicoba
jalankan di bidang kuliner selama masa pandemi yakni makanan beku atau
frozen food. Apabila masyarakat calon pelaku bisnis terbentur keterbatasan
modal, mereka dapat mencoba untuk memulai bisnis ini dengan menjadi reseller.
Bisnis Keperluan Rumah
Kebanyakan orang yang menghabiskan waktunya di rumah menjadi
peluang untuk menjual berbagai perlengkapan rumah tangga. Tren untuk
mendekorasi rumah agar terlihat lebih cantik tengah digandrungi banyak orang.
Menjual keperluan murah masih tergolong dalam peluang bisnis modal kecil.
Masyarakat calon pelaku bisnis bisa menjadi reseller dari produk-produk
keperluan rumah dengan mencari supplier tangan pertama yang bisa dicari di
internet. Beberapa produk yang laris manis di pasaran selama masa pandemi
antara lain alat kebersihan rumah, alat pertukangan, dekorasi, alat masak, hingga
perlengkapan bercocok tanam.
Hari Setiawan Saragih
1
, Zuhrinal M Nawawi
2
/ JOSR: Journal of Social Research, 1(2), 1-11
New Business Idea Pada Masa New Normal 7
Bisnis Kosmetik dan Skincare
Selama pemberlakukan physical distancing, banyak orang yang enggan
bepergian ke salon. Mereka memutuskan untuk melakukan perawatan mandiri
yang bisa dilakukan sendiri di rumah.Selama di rumah, banyak kaum hawa yang
memilih untuk bereksperimen dengan produk-produk kecantikan yang dibelinya
sendiri. Tren ini bisa ditangkap sebagai peluang bisnis selama masa pandemi.
Agar pasar konsumen yang disasar lebih akurat, masyarakat calon pelaku
bisnis bisa mulai mencari tahu produk-produk kosmetik dan skincare yang
sedang naik daun. Kemudian dipasarkan melalui akun media sosial atau
menjualnya di marketplace.
Bisnis Perlengkapan Protokol Kesehatan
Peluang bisnis modal kecil keempat yang bisa dicoba yakni menjual
perlengkapan protokol kesehatan. Salah satu produk yang permintaannya
meningkat sangat tajam pasca-pandemi adalah masker.Alat pelindung kesehatan
ini masih banyak dicari. Kebutuhan tinggi akan masker sendiri diprediksi masih
akan berlangsung lama mengingat belum ada tanda-tanda pandemi akan berakhir
dalam waktu dekat. Selain masker, produk perlengkapan protokol kesehatan lain
yang masih laris manis adalah pelindung wajah atau face shield.
Masyarakatcalon pelaku bisnis bisa berkreasi membuat masker kain maupun face
shield dengan motif kekinian agar berbeda dengan produk lainnya.
Bisnis Perlengkapan Olahraga
Mewabahnya Covid-19 membuat masyarakat semakin sadar akan
pentingnya kesehatan. Situasi ini mendorong banyak orang kini menyisihkan
waktunya untuk lebih sering berolahraga. Masyarakat calon pelaku bisnis bisa
menangkap peluang ini dengan menjual barang-barang perlengkapan olahraga.
Dengan melakukan kerja sama dengan supplier untuk menjualnya di wilayah
Kota Pematangsiantar dan sekitarnya. Beberapa peralatan olahraga yang
penjualannya laku keras selama pandemi adalah perlengkapan untuk olahraga
rumah seperti home gym dan sepeda.
Bisnis Online Grocery
Pembatasan aktivitas di luar rumah membuat bisnis pesan antar bahan-
bahan sembako meningkat pesat, terutama di kota-kota besar seperti Kota
Pematangsiantar. Online grocery adalah peluang bisnis modal kecil yang bisa
dimulai oleh masyarakat calon pelaku bisnis dari sekarang. Tak butuh modal
besar untuk memulainya dikarenakan bisa menyetok bahan-bahan sembako yang
jadi kebutuhan seperti telur ayam, sayuran, beras, gula, dan sebagainya. Dengan
memberikan layanan pesan antar untuk menarik calon pembeli dan mulai
menawarkan sembako pada keluarga dan tetangga terdekat. Supaya bisa
menjangkau pasar yang lebih luas, sebaiknya memanfaatkan marketplace dan
media sosial.
Hari Setiawan Saragih
1
, Zuhrinal M Nawawi
2
/ JOSR: Journal of Social Research, 1(2), 1-11
New Business Idea Pada Masa New Normal 8
Kendala Menentukan New Business yang Sesuai di Masa New Normal
Akibat jangka pendek dari pandemic Covid-19 pada seluruh industry dan
segmen ekonomi termasuk di wilayah Kota Pematangsiantar secara signifikan
merugikan selama beberapa tahun ke depan. Namun, ada potensi bahwa dari
krisis dan tragedy ini, sejumlah potensi sisi positif jangka panjang untuk
kesehatan public, ekonomi, dan masyarakat secara keseluruhan bisa tercapai.
Pekerjaan mulai dilakukan dengan system jarak jauh termasuk di dunia bisnis.
Trennya sudah tumbuh sejak masa pandemic Covid-19, momen ini menjadi
ambang batas yang bisa mendorong kerja jarak jauh semakin maju.
Namun sisi negatifnya, tidak terhitung industry yang tidak akan pernah
sama, termasuk di sector pariwisata dan industry hiburan, dengan mengalami
guncangan-guncangan susulan penyadap pendapatan dari pandemic Covid-19
selama beberapa tahun mendatang. Kemungkinan bisa ditemukan kendala-
kendala jangka panjang pada industry perjalanan dan hiburan dari norma-norma
baru social distancing. Kendala memulai berbisnis di masa pandemic Covid-19
ini, yang dirasakan oleh masyarakat Kota Pematangsiantar khususnya, antara
lain:
1. Di sector usaha perhotelan dan tempat makan atau restoran mengalami
penurunan pendapatan sekitar 50% bahkan lebih karena bisnis pariwisatanya
tidak berjalan dengan baik seperti tahun sebelumnya dan jika dibandingkan
dengan tahun lalu yang sangat menguntungkan, ketika pandemic ini belum
ada. Akibatnya ketidakmampuan untuk membayar gaji karyawan maupun
utang usahanya disebabkan karena sepinya pelanggan dan kurangnya angka
pendapatan sehingga keuntungan yang diterima oleh suatu perusahaan itu
sedikit bahkan tidak ada sama sekali. Akibatnya yang menjadi sasaran untuk
mengurangi beban perusahaan adalah buruh atau karyawannya sehingga
perusahaan melakukan PHK atau pemutusan hubungan kerja. Selain untuk
mengurangi beban perusahaan, hal ini juga bertujuan untuk mengurangi
penyebaran virus secara luas. Selain hotel-hotel, cafe, bioskop, yang
melakukan penutupan sementara sector perdagangan, investasi dan pariwisata
pun menjadi dampaknya karena kurangnya pengunjung di saat pandemic
sehingga banyaknya penutupan seperti pariwisata.
2. Di sektor pariwisata adalah salah satu pendapatan yang paling besar bagi
perekonomian negara khususnya perekonomian di Kota Pematangsiantar
karena banyak dari berbagai negara yang berjunjung dan jalan-jalan untuk
menikmati keindahaan Kota Pematangsiantar. Ketika adanya pandemic ini
maka pendapatan menurun drastic ditambah dengan diberlakukannya system
social distancing atau yang kita sebut sekarang physicaldistancing dalam
Bahasa Indonesianya menjaga jarak atau membatasi kerumunan yang
bertujuan untuk mengurangi persebaran virus dengan adanya pembatasan
social ini seluruhnegara termasuk di wilayah Kota Pematangsiantar
mengalami penurunan perekonomian dan bahkan mengalami kontraksi pada
Hari Setiawan Saragih
1
, Zuhrinal M Nawawi
2
/ JOSR: Journal of Social Research, 1(2), 1-11
New Business Idea Pada Masa New Normal 9
perekonomian, bahkan perekonomian suatu negara mengalami minus karena
kurangnya pemasokan dan bahkan kurangnya tingkat permintaan dan
penjualan. Penyakit Covid-19ini sangat merugikan pada semua sector.
3. Terjadinya inflasi yang dimana harga-harga bahan pangan meningkat secara
drastic selainbahan pangan yang meningkat secara cepat harga emas pun
meningkat.
4. Badan pusat statistic pun memberitahukan bahwa selain terjadinya inflasi
pada masapandemic ini deflasi pun terjadi dikarenakan penurunan
pembayaran pada sector pajaksehingga harga seperti cabe dan harga
angkutan udara pun menurun. Selain cabe dan angkutan udara pun
berkurangnya pada penerimaan migas dan non migas yang berasal dari
China, yang dimana negara China adalah negara terbesar penghasil minyak
mentah selain negara Indonesia yang bergantung pada China begitupun
negara lain dan ketika adanya pandemic ini impor dari China dibatasi karena
pengurangan pengiriman dari negara China.
5. Berdampak pada UMKM atau yang kita ketahui dengan usaha mikro kecil
dan menegah yang dijalankan masyarakat Kota Pematangsiantar yang dimana
ketika pandemic ini mengalami penurunan pendapatan karena kurangnya
wisatawanyang datang dan kebanyakan wisatan yang mengunjungi Indonesia
itu berasal dari negara China, tidak hanya negara China saja tetapi negara di
belahan Eropa pun ada juga negara lain seperti Amerika, Australia yang
melakukan pariwisata ke negara Indonesia dan biasanya mereka membeli
seperti oleh-oleh atau sovenir untuk dibawa pulang dan ketika adanya Covid-
19 akibatnya pendapatan seorang UMKM itu akan sepi pembeli karena
kurangnya wisatawan yang datang, disebabkan tutupnya pariwisata yang
bertujuan untuk mengurangi peyebaran virus.
6. Dampak Covid-19 ini membuat seorang investor kurangnya minat untuk
berinvestasi atau menanamkan modalnya di saat pandemic akibatnya
kehilangan kepercayaan seorang investor.
Namun demikian, ada potensi sejumlah dampak positif yang bisa
ditemukan dalam momen new normal ini bagi kesehatan public, pendidikan,
dan ekonomi.
New Business Idea di Masa New Normal untuk Kemajuan Perekonomian di
Kota Pematangsiantar
Kebijakan pemulihan ekonomi nasional (PEN) dan dimulainya akitivitas
ekonomi pada era new normal berdampak positif terhadap perekonomian
nasional, ditandai dengan penyaluran KUR yang mulai meningkat signifikan dan
peningkatan Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur serta domestic
demand pada bulan Juni 2020. Data dari Bank Rakyat Indonesia (BRI)
menunjukkan bahwa BRI lebih fokus melakukan restrukturisasi kredit pada
bulan April 2020 (79,4%) dan Mei 2020 (82,7%). Namun sejak minggu ketiga
Juni 2020, porsi ekspansi kredit mikro telah mencapai 78,2% dan restrukturisasi
Hari Setiawan Saragih
1
, Zuhrinal M Nawawi
2
/ JOSR: Journal of Social Research, 1(2), 1-11
New Business Idea Pada Masa New Normal 10
hanya tinggal 21,8%. Bahkan pada akhir minggu ketiga Juni 2020, ekspansi total
kredit kecil di BRI telah mencapai lebih dari Rp1 triliun per hari atau dengan
kata lain sudah mendekati penyaluran kredit kecil pada masa normal. Sebagai
informasi, BRI adalah bank penyalur terbesar KUR dengan pangsa
64%(Ekon.go.id, 2020). Persiapan jelang new normal ditandai dengan keluarnya
Surat Edaran (SE) Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/Menkes/335/2020
tentang Sektor Jasa dan Perdagangan (Area Publik) dalam Mendukung
Keberlangsungan Usaha. Dalam SE tersebut, diatur protokol kesehatan bagi
pengelola tempat kerja, pelaku usaha, serta pekerja. Dokumen tersebut menjadi
acuan bagi sektor usaha saat kembali menjalankan bisnis dengan menerapkan
adaptasi kebiasaan baru (CNN Indonesia, 2020).
New normal yang ditempuh pemerintah untuk menyelamatkan kondisi
perekonomian negara, serta menekan risiko PHK karyawan oleh pelaku industri.
Opsi new normal diprediksi dapat menyelamatkan kondisi perekonomian
nasional termasuk perekonomian Kota Pematangsiantar. Penerapan new normal
diharapkan dapat menyokong pertumbuhan ekonomi tersebut. Dengan
beroperasinya sektor industri, perekonomian dapat bergeliat kembali dan
mengatrol pertumbuhan ekonomi.Di samping itu, pemerintah juga tetap
mendorong agar proyek strategis nasional (PSN) dapat tetap berjalan. Melalui
new normal, pemerintah dan masyarakat terutama kalangan anak muda
bersinergi untuk mengembalikan kondisi perekonomian dan sosial masyarakat.
Namun, di sisi lain semua pihak diharapkan tetap berupaya menghentikan
penyebaran virus Corona.
KESIMPULAN
New business idea yang cocok dijalankan di masa new normal ini
khususnya di Kota Pematangsiantar, penulis menyimpulkan ada enam peluang
bisnis modal kecil di masa new normal, apalagi selama menjalani physical
distancing, semakin banyak orang yang lebih memilih untuk membatasi diri dan
beralih dengan segala sesuatu yang serba online, antara lain bisnis di bidang
makanan dan minuman, bisnis keperluan rumah, bisnis kosmetik dan skincare,
bisnis perlengkapan protocol kesehatan, bisnis perlengkapan olahraga, dan bisnis
online grocery. Hal ini tentunya sudah dirancang dengan baik susunan rencana
bisnisnya dan dipertimbangkan dengan baik pula tingkat risiko, tingkat
kerumitan, dan skala bisnisnya oleh para pelaku bisnis tersebut
BIBLIOGRAFI
Bafadhal, Aniesa Samira. 2018. Perencanaan Bisnis Pariwisata (Pendekatan Lean
Planning). Malang: UB Press
CNN Indonesia. 2020. Menyelamatkan Ekonomi Indonesia Melalui Penerapan
New
Normal.Berita.https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200616191535-
Hari Setiawan Saragih
1
, Zuhrinal M Nawawi
2
/ JOSR: Journal of Social Research, 1(2), 1-11
New Business Idea Pada Masa New Normal 11
297-514013/menyelamatkan-ekonomi-indonesia-melalui-penerapan-new-
normal
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. 2020.
Kebijakan Pemulihan Ekonomi dan New Normal Telah Berhasil
Meningkatkan Geliat Ekonomi Pada Masa Pandemi Covid-
19.Berita.https://www.ekon.go.id/info-sektoral/17/87/berita-kebijakan-
pemulihan-ekonomi-dan-new-normal-telah-berhasil-meningkatkan-geliat-
ekonomi-pada-masa-pandemi-covid-19
Keminfo. 2020. Tingkatkan Produktivitasdan Nilai Tambah UMKM Melalui
Tekonologi Digital.Berita. www.keminfo.go.id
Safrida dan Yusrita. 2019. Business Plan. Medan: Lembaga Penelitian dan
Penulisan Ilmiah Aqli
Sanggrama dkk. 2020. Sebuah Solusi untuk Perkembangan UMKM di Indonesia.
Jurnal Akuntansi.Vol 12, No. 1, 146158.
https://journal.maranatha.edu/index.php/jam/issue/view/178
Supriyanto. 2009. Business plan sebagai Langkah Awal Memulai Usaha. Jurnal
Ekonomi dan Pendidikan. Vol 6, No. 1
Taufikdan Ayuningtyas, E. A. 2020. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap
Bisnis dan Eksistensi Platform Online. Jurnal Pengembangan
Wiraswasta.Vol 22, No.1,21-32.
© 2022 by the authors. Submitted for possible open access publication under
the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY SA)
license (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/).