PENGARUH CONSUMER TRUST DAN
E-PAYMENT TERHADAP BRAND TRUST PADA PENGGUNA TOKOPEDIA BAGI MAHASISWA DI KOTA
MEDAN
Zulfi Amandar Pasaribu, Onan Marakali Siregar
Universitas Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
ze.amandar@gmail.com, onanmsiregar@gmail.com
|
|
Abstrak |
|
|
Received: Revised : Accepted: |
10 April 2022 10 Mei 2022 20 Mei 2022 |
Latar Belakang : Perkembangan teknologi pada berbagai sektor mengalami banyak kemajuan secara pesat, penggunaan E-Payment menjadi salah satunya. Melihat bagaimana reaksi yang besar atas penggunaan E-Payment tersebut, memberikan ide terhadap munculnya penelitian ini, dimana seberapa berpengaruh penggunaan produk teknologi tersebut untuk menimbulkan persepsi dan sikap konsumen atas teknologi tersebut kepada salah satu e-commerce besar di Indonesia yaitu Tokopedia. Tujuan : Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh consumer trust dan e-payment terhadap brand trust pada pengguna tokopedia bagi mahasiswa di Kota Medan. Pengaruh antara variabel terkait yaitu consumer trust dan e-payment akan dilakukan analisis secara parsial dan simultan terhadap peningkatan brand trust. Metode : Penelitian
ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan
asosiatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik
purposive sampling dengan menggunakan 100 responden sebagai sampel
penelitian. Hasil : Hasil
penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel consumer trust (X1) dan
Variabel e-payment (X2) secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap
brand trust, variabel consumer trust dan e-payment secara simultan
mempengaruhi brand trust. Kesimpulan :
Berdasar uji koefisien determinasi terdapat hubungan yang cukup erat antara
consumer trust dan e-payment terhadap brand trust dengan nilai R sebesar
0,837. Melalui nilai adjusted R square
terdapat kontribusi consumer trust dan e-payment sebesar 69,4% terhadap brand
trust. Sedangkan sisanya sebesar 30,6%
dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan pada penelitian ini. Kata
Kunci : Consumer Trust; E-Payment; Brand
Trust; Tokopedia |
|
|
|
|
|
|
Abstract |
|
|
|
Background: Perkembangan teknologi
pada berbagai sektor mengalami banyak kemajuan secara pesat, penggunaan
E-Payment menjadi salah satunya.
Melihat bagaimana reaksi yang besar atas penggunaan E-Payment
tersebut, memberikan ide terhadap munculnya penelitian ini, dimana seberapa
berpengaruh penggunaan produk teknologi tersebut untuk menimbulkan persepsi
dan sikap konsumen atas teknologi tersebut kepada salah satu e-commerce besar
di Indonesia yaitu Tokopedia. Objectives: Penelitian ini memiliki
tujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh consumer trust dan e-payment
terhadap brand trust pada pengguna tokopedia bagi mahasiswa di Kota
Medan. Pengaruh antara variabel terkait yaitu
consumer trust dan e-payment akan dilakukan analisis secara parsial dan
simultan terhadap peningkatan brand trust. Methods: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian
kuantitatif dengan pendekatan asosiatif.
Pengambilan
sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan 100 responden
sebagai sampel penelitian. Results: Hasil penelitian yang dilakukan
menunjukkan bahwa variabel consumer trust (X1) dan Variabel e-payment (X2)
secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap brand trust, variabel
consumer trust dan e-payment secara simultan mempengaruhi brand trust. Conclusion: Berdasar uji koefisien
determinasi terdapat hubungan yang cukup erat antara consumer trust dan
e-payment terhadap brand trust dengan nilai R sebesar 0,837. Melalui nilai adjusted R square terdapat
kontribusi consumer trust dan e-payment sebesar 69,4% terhadap brand
trust. Sedangkan sisanya sebesar 30,6%
dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan pada penelitian ini. Keywords: Drug Management; ABC Method
Analysis; Bandung area pharmacy. |
|
*Correspondent Author :
Zulfi Amandar Pasaribu
Email : ze.amandar@gmail.com
PENDAHULUAN
Perubahan
zaman dari masa ke masa selalu mengalami kemajuan, baik kemajuan pada budaya,
sosial, ekonomi dan teknologi. Kemajuan dalam peradaban umat manusia
menciptakan berbagai hal baru dalam kehidupan manusia dimana bertujuan
memberikan kemudahan dalam segala aktivitas yang dilalui manusia. Kemajuan
teknologi merupakan salah satu kemudahan yang diciptakan manusia dimana
berperan sangat penting dalam kegiatan dan aktivitas jual beli merubah sistem
dimana sistem yang awalnya digunakan yaitu konvensional berubah menjadi
digital. Sistem dengm penciptaan hal-hal baru dalam kehidupan manusia.
Perkembangan teknologi memasuki dan mempengaruhi banyak sektor dalam
perkembangannya mulai dari sektor budaya, sosial, ekonomi dan lain sebagainya
tidak terlepas dari pengaruh teknologi. Sektor ekonomi mengambil dan memberikan
tempat kepada teknologi untuk memberi peran dalam menjalankan kegiatan
ekonomi. Salah satu teknologi yang ikut
berperan dalam kemajuan bidang ekonomi yaitu teknologi dalam bidang jual beli,
dimana teknologi yang berperan didalamnya ialah teknologi internet.
Peran
internet menggunakan teknologi digital mengubah dimana alat pertukaran yaitu
uang yang diawalnya bersifat nyata atau dapat dilihat bentuknya, beralih
menjadi uang elektronik. Penggunaan uang
elektronik di Indonesia sudah merambah dan banyak digunakan oleh masyarakat
dalam melakukan transaksi pembayaran. Transaksi pembayaran dengan menggunakan
uang elektronik di Indonesia telah menimbulkan adanya industri baru didalam
perekonomian, yaitu disebut dengan nama financial technology (fintech).
Teknologi finansial adalah penggunaan teknologi dalam sistem keuangan yang
menghasilkan produk, layanan, teknologi, dan/atau model bisnis baru serta dapat
berdampak pada stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan, dan/atau
efisiensi, kelancaran, keamanan, dan keandalan sistem pembayaran. Perkembangan
teknologi finansial membawa manfaat bagi konsumen, pelaku usaha, maupun
perekonomian nasional, namun di sisi lain memiliki potensi risiko yang apabila
tidak dimitigasi secara baik dapat mengganggu sistem keuangan.
Penggunaan
uang elektronik semakin diminati di dalam masyarakat ketika melalukan kegiatan
sehari-hari seperti transaksi pembayaran tol, parker, dan lain sebagainya
menjadi lebih praktis. Penggunaan uang elektronik juga dapat memberikan rasa
aman dan nyaman kepada pengguna dimana uang yang dimiliki oleh pengguna dijamin
keamanan dan kerahasiannya oleh perusahaan serta lembaga negara terkait dan
memiliki perlindungan hukum didalamnya. Melihat jaminan yang diberikan penyedia
layanan uang elektronik kepada nasabah dan konsumen mereka, menjadikan salah
satu kekuatan untuk menarik minat atas pemakaian produk kepada masyarakat lebih
luas lagi. Akan tetapi sebagian dari
itu, masyarakat atau pengguna khususnya masih memiliki kekhawatiran akan
terjadinya resiko negatif terkait keamanan dalam penggunaan uang elektronik,
dimana hal ini dapat mempengaruhi secara potensial akan minat masyarakat dalam
menggunakan uang elektronik.
Salah
satu kekhawatiran pengguna akan penggunaan uang elektronik yaitu terjadinya
kejahatan dalam penggunaan uang elektronik dimana dapat mengancam tersebarnya
identitas diri, pencurian uang dan lain sebagainya. Oleh karenanya pihak-pihak
terkait yaitu perusahaan penyedia dan pemerintah harus memiliki sistem yang
ketat serta aturan yang membatasi hal-hal yang dapat mengancam keamanan dan
kenyamanan masyarakat dalam menggunakan uang elektronik. Aktivitas perdagangan
e-commerce dilakukan di sebuah tempat yang disebut dengan marketplace.
Marketplace atau pasar daring merupakan tempat dimana produk diperjualbelikan
melalui sistem digital, dimana transaksi dan kegiatan di dalamnya dilakukan
secara online/ daring. Salah satu marketplace yang tersedia di Indonesia ialah
Tokopedia.
Tokopedia
merupakan penyedia/perantara yang menyediakan tempat bagi produsen untuk
memasarkan produknya secara digital kepada konsumen tanpa harus bertatap muka
secara langsung. Tokopedia juga memakai sistem transaksi pembayaran dengan
menggunakan uang elektronik seperti ovo, mobile banking, credit card dan lain
sebagainya. Melihat ketenaran dan
kelebihan yang dimiliki Tokopedia sebagai situs jual beli online, tahun 2020
timbul isu dimana terjadinya kebocoran data atas data pengguna. (Clara
Amanda, 2021) menuliskan
artikel dimana terdapat 91 juta data pengguna bocor dan diperjualbelikan secara
ilegal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Atas isu tersebut, pihak
Tokopedia memberikan tanggapan dimana hal ini merupakan upaya pencurian data
dan informasi password pengguna Tokopedia tetap aman terlindungi di balik
enkripsi keamanan Tokopedia.
Isu-isu
yang timbul terutama terkait keamanan dalam penggunaan suatu produk teknologi
dalam hal ini penggunaan pembayaran elektronik pada Tokopedia dapat menjadi
ancaman atas berkurangnya kepercayaan terhadap penggunaan alat pembayaran
elektronik dan bahkan dapat berkurangnya kepercayaan atas Tokopedia. Oleh karenanya Tokopedia berusaha untuk tetap
menenangkan kekhawatiran publik dan konsumen atas situasi yang memancing hal
negatif atas persepsi kepada Tokopedia. Terutama Tokopedia berusaha menjaga kepercayaan
konsumen yang berlatar belakang usia milenial dalam hal ini konsumen dari
kalangan mahasiswa dimana pengguna yang berasal dari mahasiswa menjadikan
pembelian online menjadi bagian dari gaya hidup. Terkait berbagai isu yang
muncul dan menimbulkan banyak spekulasi tentu bagi sebagian konsumen
menghiraukan atas isu tersebut, sehingga pengguna tetap memberikan kepercayaan
nya dalam menggunakan Tokopedia sebagai alat melakukan jual beli online. Situasi pandemi covid-19 yang sedang melanda
memberikan banyak peran kepada uang elektronik dalam penggunaannya dimana
situasi pandemi covid19 mengharuskan untuk membatasi kontak fisik. Sehingga
peningkatan dalam penggunaan uang elektronik menjadi semakin tinggi dimasa
pandemi ini, dimana selain itu fakta bahwa marketplace identik dengan
penggunaan uang elektronik sebagai alat transaksi pembayaran.
Konsumen
yang besar menjadikan tingkat transaksi yang besar bagi Tokopedia, tidak dapat
dipungkiri bahwa sebagian besar pengguna dan konsumen Tokopedia berasal dari kalangan
muda, dalam hal ini mahasiswa. Kita tahu
kecenderungan mahasiswa dalam melaksanakan pembelian secara online telah
menjadi bagian dari gaya hidup, oleh karenanya segmentasi pasar mahasiswa
menjadi hal yang tidak boleh lepas dari pandangan strategi Tokopedia. Tokopedia
semakin meningkatkan nilai perusahaan dengan melakukan merger dengan salah satu
perusahaan teknologi transportasi terbesar di Indonesia yaitu Gojek. Aktivitas
merger ini memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pandangan publik kepada
Tokopedia. GoTo merupakan nama hasil penggabungan Gojek dengan Tokopedia,
penggabungan ini memberikan hasil dimana Tokopedia dan Gojek memiliki nilai
perusahaan mencapai sebesar 18 miliar USD (Izmy,
Mardani, & Nurhidayah, 2022). Dengan
nilai fantastis tersebut memberikan banyak keuntungan bagi Tokopedia terkhusus
persepsi pelanggan bahwa Tokopedia semakin dipercaya dan didukung sebagai
marketplace dalam melakukan pembelian secara online.
Oleh
karenanya Tokopedia tidak terlepas atas usaha meningkatkan keamanan didalam
tubuh perusahaan. Semakin tingginya penggunaan konsumen terhadap Tokopedia,
dapat menimbulkan banyak dugaan-dugaan terkait keamanan data pengguna, dimana
hal ini mengarahkan persepsi konsumen menjadi hal yang negatif dan dapat
mempengaruhi tingkat kepercayaan konsumen kepada marketplace Tokopedia. Pentingnya
kepercayaan konsumen dalam kegiatan berbelanja online sangat penting sehingga
tak jarang hal ini menjadi salah satu indikator utama akan kepuasaan dan niat
konsumen untuk membeli produk ditempat tertentu. Consumer trust / kepercayaan
konsumen terhadap suatu brand dalam hal ini Tokopedia terkait keamanan dalam
penggunaan uang elektronik menjadi fokus dalam penelitian ini, bahwa bagaimana
realisasi serta respon pengguna/konsumen terkait keamanan didalamnya, dimana
penggunaan uang elektronik sebagai e-payment pada transaksi jual beli di
Tokopedia dijamin keamanan dan kenyamanannya. Oleh karenanya penelitian ini
dilakukan untuk melihat seberapa besar pengaruh dari consumer trust dan
penggunaan e-payment terhadap brand trust pada pengguna Tokopedia bagi
mahasiswa di Kota Medan.
Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh consumer trust terhadap
brand trust pada pengguna Tokopedia bagi mahasiswa di Kota Medan, untuk
mengetahui adanya pengaruh e-payment terhadap brand trust pada pengguna
Tokopedia bagi mahasiswa di Kota Medan. Untuk mengetahui adanya pengaruh
consumer trust dan penggunaan e-payment terhadap brand trust pada pengguna
Tokopedia bagi mahasiswa di Kota Medan.
A.
Consumer Trust
Mowen
dan Minor (Priansa,
2017)
menjelaskan bahwa kepercayaan konsumen adalah semua pengetahuan yang dimiliki
oleh konsumen dan semua kesimpulan yang dibuat konsumen tentang objek, atribut
dan manfaatnya. Objek dapat berupa
produk, orang, perusahaan dan segala sesuatu dimana seseorang memiliki
kepercayaan dan sikap. Kepercayaan
dalam konteks pembelian secara online
merupakan kesediaan konsumen untuk bergantung pada pihak lain dan rentan
terhadap tindakan pihak lain selama proses belanja online, dengan harapan bahwa
pihak lain akan melakukan praktek yang dapat diterima dan dapat memberikan
produk dan layanan yang dijanjikan (Zendehdel,
Paim, Bojei, & Osman, 2011).
Kepercayaan konsumen terhadap suatu
produk dapat diciptakan dengan memberikan jaminan keamanan pada produk,
demikian juga dengan manfaat dari produk yang bersangkutan, sehingga melalui
hal tersebut konsumen dapat memberikan rasa percaya dalam menggunakan produk
tersebut. Ketika konsumen atau pelanggan
hendak melakukan transaksi pada situs perbelanjaan daring/online, maka banyak
yang menjadi pertimbangan konsumen untuk memberikan rasa percaya mereka dalam
menggunakan platform online tersebut.
Mulai dari tingkat popularitas, sampai kepada jaminan keamanan yang
diberikan penyedia dalam rangka memenuhi salah satu kewajiban mereka dalam melayani
pelanggan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen.
(Yee
& Faziharudean, 2010),
menyatakan bahwa indikator kepercayaan terdiri dari 3 komponen, yaitu:
1.
Integritas (Integrity)
Merupakan
persepsi konsumen dimana perusahaan memberikan integritas yang baik kepada
pelanggan dan konsumen mereka, dimana segala bentuk layanan dijalankan dengan
baik dengan maksud memberikan kepuasan kepada konsumen. Integritas perusahaan tergantung dari
konsistensi perusahaan dimasa lalu, komunikasi kredibel atau komunikasi tidak
kredibel suatu perusahaan pada kelompok lain, dan apakah tindakan yang
dilakukan perusahaan sesuai dengan janji atau kata-kata yang diucapkan
perusahaan.
2.
Kebaikan (Benevolence)
Yang
didasarkan pada besarnya kepercayaan kemitraan yang memiliki tujuan dan
motivasi yang menjadi kelebihan untuk organisasi lain pada saat kondisi yang
baru muncul, yaitu kondisi dimana komitmen tidak terbentuk.
3.
Kompetensi (Competence)
Kompetensi
merupakan kemampuan untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh konsumen
dan memenuhi segala keperluannya.
Kemampuan mengacu pada karakteristik yang memungkinkan suatu kelompok
mempunyai pengaruh yang dominan yang dapat berupa kelebihan.
B.
E-Payment
Electronic
payment system didefinisikan sebagai pertukaran nilai antar pihak dalam
transaksi bisnis melalui jaringan teknologi informasi dan komunikasi. Sistem pembayaran ini muncul dalam dunia
bisnis karena semakin banyak toko online dan transaksi online yang dilakukan
oleh masyarakat. Kehadiran e-commerce
membuat sistem pembayaran semakin berkembang menyediakan banyak opsi pembayaran
kepada konsumen sebagai bentuk layanan.
E-commerce pada dasarnya mengandalkan pembayaran yang sifatnya
non-tunai, sehingga perlu bagi e-commerce mengembangkan E-payment system (Ayo
& Ukpere, 2010).
Alat
pembayaran terus berkembang dari waktu ke waktu di mulai dari alat pembayaran
secara tunai (cash based) ke alat pembayaran nontunai (non-cash) seperti alat
pembayaran berbasis kertas (paper based), misalnya, cek dan bilyet giro. Selain itu dikenal juga alat pembayaran
paperless seperti transfer dana elektronik dengan menggunakan aplikasi yang
bersifat modern hasil dari financial technology dan alat pembayaran memakai
kartu (card-based) (Kartu Kredit, Kartu Debit dan Kartu Prabayar). Melihat keadaan tersebut dapat kita rasakan
dimana terjadinya banyak perubahan dengan kemajuan teknologi serta modernisasi
pada peradaban manusia.
Menurut
Peraturan Bank Indonesia NOMOR: 11/12/PBI/2009, Uang Elektronik adalah alat
pembayaran yang memenuhi unsur-unsur sebagai berikut:
a)
Diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetor
terlebih dahulu oleh pemegang kepada penerbit.
b)
Nilai uang disimpan secara elektronik dalam
suatu media seperti server atau chip.
c)
Digunakan sebagai alat pembayaran kepada
pedagang yang bukan merupakan penerbit uang elektronik tersebut.
d)
Nilai uang elektronik yang disetor oleh
pemegang dan dikelola oleh penerbit bukan merupakan simpanan sebagaimana
dimaksud dalam undang-undang yang mengatur mengenai perbankan.
Menurut
peraturan Bank Indonesia No. 16/8/PBI/2014 tentang perubahan atas peraturan
Bank Indonesia No. 11/12/PBI/2009 tentang uang elektronik perbedaan tersebut
yaitu pada transfer dana dan tarik tunai.
Di dalam electronic money registered memiliki fasilitas transfer dana
dan tarik tunai, sedangkan electronic money unregistered tidak memiliki kedua
fasilitas tersebut.
Metode
pembayaran elektronik pada Tokopedia yaitu, OVO, saldo Tokopedia, virtual
account, transfer bank, BRI ceria, klik BCA, BCA Klikpay, Mandiri Clickpay,
LinkAja, e-pay BRI, kartu kredit, JakOne Mobile, Kredivo, Indodana, Home
Credit.
Menurut
Turban dan King (Reza,
2019),
terdapat beberapa indikator dalam e-payment, yaitu:
a)
Independence
Pembayaran
elektronik metode ini membutuhkan penjual/merchant untuk menginstall software
khusus untuk menerima dan melakukan pembayaran.
b)
Interoperability and portability
Bentuk
yang dipakai yaitu dengan menghubungkan antara sistem perusahaan lain dengan
aplikasi.
c)
Security
Keamanan
dalam melaksanakan setiap transaksi mempengaruhi secara besar terhadap
penggunaan e-payment.
d)
Anonymity
Menjaga
anonymity kepada pelanggan yang tidak ingin identitas mereka di umbar atau di
ketahui.
e)
Ease of Use
Persepsi
kemudahan yang ditimbulkan dalam menggunakan sistem pembayaran elektronik
f)
Transaction Fees
Mekanisme
pembagian keuntungan antar pihak yang terlibat dalam E-payment.
g)
Regulacy
Semua
pembayaran diatur dengan peraturan internasional dan negara. Peraturan dan
kebijakan terkait berperan besar memberikan arahan terkait penggunaan e-payment
sehingga dapat membatasi terjadinya hal negatif yang timbul di kemudian hari.
Brand
trust atau kepercayaan merek merupakan tindakan suka rela yang dilakukan
konsumen untuk mengandalkan merek dalam menggunakan setiap fungsi yang
dijanjikan oleh produk yang dihasilkan perusahaan, Delgado (Susilawati
& Wufron, 2018). Kepercayaan merek adalah persepsi akan
kehandalan dari sudut pandang konsumen didasarkan pada pengalaman, atau lebih
pada urutan-urutan transaksi atau interaksi yang dicirikan oleh terpenuhinya
harapan akan kinerja produk dan kepuasan, Handayani (Rodiques
& Rahanatha, 2018).
Untuk
menciptakan kepercayaan konsumen terhadap merek secara alamiah dibutuhkan
stimuli dan keadaan yang menggambarkan sikap keterbukaan, kejujuran, dan
ketulusan dari merek. Dengan karenanya
maka konsumen akan memberikan sikap positif terhadap segala yang berkaitan
dengan merek/brand tersebut.
Menurut
Lau dan Lee (Anjani, 2017),
terdapat tiga faktor yang mempengaruhi kepercayaan terhadap merek. Ketiga faktor ini berhubungan dengan tiga
entitas yang tercakup dalam hubungan antara merek dan konsumen. Adapun ketiga faktor tersebut adalah:
a.
Karakteristik merek (brand characteristic)
Mempunyai
peran sangat penting dalam menentukan pengambilan keputusan konsumen untuk
mempercayai suatu merek. Hal ini di
sebabkan oleh konsumen melakukan penilaian sebelum membeli. Karakterisktik
merek berkaitan dengan kepercayaan merek yang dibangun berdasarkan reputasi
merek, prediktabilitas merek dan kompetensi merek.
b.
Karakteristik perusahaan (company
characteristic)
Pengetahuan
konsumen tentang perusahaan yang ada di balik merek suatu produk merupakan
dasar awal pemahaman konsumen terhadap suatu merek suatu produk. Karakteristik ini meliputi suatu perusahaan
dan motivasi perusahaan yang di inginka.
c.
Karakteristik konsumen-merek (consumer-brand
characteristic)
Karakteristik
konsumen pada merek dapat mempengaruhi kepercayaan terhadap merek. Karakteristik ini meliputi kemiripan antara
konsep emosional konsumen dengan pengalaman terhadap merek.
METODE PENELITIAN
Bentuk penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan
pendekatan asosiatif. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antar dua variabel atau lebih dengan
menggunakan data berupa angka sebagai alat untuk menganalisis hubungan antar
variabel yang ingin diketahui. Hubungan antar variabel yang ingin diketahui
dalam penelitian ini adalah pengaruh consumer trust dan penggunaan e-payment
terhadap brand trust pada pengguna Tokopedia bagi mahasiswa di Kota Medan. Penelitian
ini dilakukan di wilayah Kota Medan dengan menyebar kuesioner secara langsung
dan menggunakan google form yang akan disebar kepada mahasiswa pengguna
aplikasi marketplace Tokopedia di Kota Medan.
Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Mei 2021 sampai bulan Juli 2021.
Penelitian ini bersumber dari
penyebaran kuesioner secara langsung dan menggunakan google form yang ditujukan
kepada responden mahasiswa pengguna aplikasi marketplace Tokopedia di Kota
Medan. Pengumpulan data primer pada penelitian ini penulis menggunakan
kuesioner manual berupa printout dan kuesioner melalui google form yang akan
dibagikan kepada mahasiswa pengguna aplikasi Tokopedia di Kota Medan.
Pengumpulan data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui
studi kepustakaan, dan data-data yang didapat melalui internet. Mahasiswa termasuk
pengguna aplikasi marketplace Tokopedia di Kota Medan. Uji Instrumen (Uji
Validitas, Uji Reliabilitas), Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji
Multikolinearitas, Uji Heteroskedastisitas), Analisis Regresi Linear Berganda,
dan Uji Hipotesis (Uji F, Uji T, Uji Koefisien Determinasi.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Tokopedia merupakan sebuah
perusahaan yang menyediakan layanan perbelanjaan secara online atau biasa
disebut marketplace yang dimana diperlukan tingkat kepercayaan yang tinggi dari
konsumen agar Tokopedia bisa dijalankan dan digunakan. Dewasa ini, kepercayaan merupakan hal yang
sangat vital terlebih dimana zaman sekarang yang sudah memasuki era digital
yang segala hal bisa dilakukan secara online.
Akibat perkembangan digital saat ini tentu terjadinya kekhawatiran akan
keamanan dalam bertransaksi, terkhusus pada penggunaan Tokopedia sebagai alat
perbelanjaan secara online. Dikutip dari (Komalawati, MR, &
Kartika, 2021) terdapat artikel dimana
Tokopedia menjaga dan memprioritaskan keamanan data pengguna dengan telah
bekerja sama dengan Pemerintah. Adapun
implementasi keamanan pada Tokopedia tentunya dengan penerapan one time
password pada setiap verifikasi yang akan dilakukan pengguna, dimana melalui
metode ini si pengguna sendiri yang memiliki akses terhadap verifikasi data
diri, sehingga terciptanya pencegahan atas tindakan kejahatan digital/cyber
crime atas data pengguna. Melalui
sebagian kecil strategi yang telah disebutkan diatas, Tokopedia berusaha keras
untuk memberikan pelayanan terbaik bagi calon pelanggan dan pengguna yang
dimana tentunya untuk mendapat kan kepercayaan pelanggan dalam hal penggunaan
dan transaksi pada situs marketplace Tokopedia.
Berdasarkan teori yang
dikemukakan Mowen dan Minor (Priansa, 2017) menjelaskan bahwa
kepercayaan konsumen adalah semua pengetahuan yang dimiliki oleh konsumen dan
semua kesimpulan yang dibuat konsumen tentang objek, atribut dan manfaatnya.
Melihat teori tersebut tentu dapat dikatakan dan disimpulkan bahwa pemahaman
dan keterkaitan consumer trust berbanding lurus dalam meningkatkan brand trust
dimana apabila konsumen telah menetapkan dan memberikan kepercayaan mereka
terhadap perusahaan, maka kepercayaan terhadap suatu merek perusahaan tersebut
/ brand trust akan ikut berdampak secara positif dan akan meningkat didalam
persepsi konsumen.
|
Coefficientsa |
||||||
|
Model |
Unstandardized
Coefficients |
Standardized
Coefficients |
t |
Sig. |
||
|
B |
Std.
Error |
Beta |
||||
|
1 |
(Constant) |
5.971 |
3.354 |
|
1.780 |
078 |
|
Consumer
Trust(X1) |
.363 |
.118 |
.204 |
3.085 |
.003 |
|
|
E-Payment(X2) |
.585 |
.055 |
.709 |
10.715 |
.000 |
|
|
a. Dependent Variable:
Brand Trust(Y) |
||||||
Berdasar uji data dan
temuan dilapangan dan analisis yang telah disebutkan sebelumnya, ditemukan
bahwa variabel consumer trust (X1) ini memiliki nilai ttabel sebesar 3,085
(3,085 > 1,984) dengan nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 (0,003
< 0,05) dan koefisien regresi bernilai positif sebesar 0,363. Variabel
consumer trust berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap brand trust.
Tokopedia dalam melakukan transaksi bekerja sama dengan berbagai
perusahaan, terkhusus dalam hal transaksi pembayaran. Penggunaan sistem pembayaran pada aplikasi
Tokopedia dapat dilakukan dengan menggunakan cash atau cashless. Pada variabel penelitian ini, dibahas
penggunaan sistem pembayaran dengan menggunakan cashless atau biasa disebut
pembayaran elektronik/ e-payment. Keraguan masyarakat/pengguna akan penggunaan
transaksi e-payment ini tentu tidak akan bisa lepas, sampai dimana diberikannya
solusi guna mengurangi keraguan pelanggan untuk menggunakan transaksi
pembayaran elektronik. Dalam hal ini,
Tokopedia bekerja sama dengan penyedia sistem pembayaran elektronik ataupun
dompet digital, dimana masing-masing alat pembayaran digital tersebut telah
dijamin legalitasnya. Bank dan OVO
menjadi salah satu penyedia jasa pembayaran dengan menggunakan sistem
elektronik yang bisa dipakai dalam melaksanakan transaksi pada aplikasi
Tokopedia.
Keberadaan jenis pembayaran elektronik ini menjadi
dukungan untuk Tokopedia dalam hal mempengaruhi pemikiran konsumen/pelanggan
terhadap Tokopedia. Pengaruh disini
bermaksud mengarahkan kepada stigma positif akan seberapa baik dan bagusnya
pelayanan yang diberikan Tokopedia kepada pelanggan dalam hal ini terkait
sistem pembayaran. Situasi pandemi
covid19 saat ini juga memberikan dukungan kepada peningkatan atas penggunaan
sistem pembayaran elektronik dalam transaksi pembayaran pada penggunaan
aplikasi Tokopedia. Seruan Pemerintah
untuk mengindari kontak fisik dimasa pandemi memberikan pengaruh besar kepada
penggunaan e-payment pada Tokopedia, sehingga tidak dapat dihindari bahwa penggunaan
sistem pembayaran elektronik pada Tokopedia meningkat di masa pandemi, hal ini
memberikan bukti bahwa e-payment system merupakan produk teknologi yang sangat
penting apalagi dimasa pandemi saat ini.
Berdasar uji data dan temuan dilapangan dan analisis yang
telah disebutkan sebelumnya, ditemukan bahwa variable e-payment (X2) ini
memiliki nilai ttabel sebesar 10,715 (10,715 > 1,984) dengan nilai
signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) dan koefisien regresi
bernilai positif sebesar 0,585. yang
artinya terdapat pengaruh besar antara E-Payment (X2) dengan Brand Trust
(Y). Sehingga dapat dikatakan transaksi
pembayaran elektronik memiliki pengaruh besar secara positif untuk mendapatkan
kepercayaan pengguna/responden terhadap Tokopedia. Tokopedia berusaha
memberikan citra yang baik kepada konsumen dengan berbagai langkah demi
mendapatkan kepercayaan konsumen atas Tokopedia. Membangun kepercayaan konsumen dengan
memberikan pelayanan terbaik dan fasilitas-fasilitas yang disediakan pada
aplikasi Tokopedia, menjadi langkah Tokopedia untuk mendapatkan kepercayaan
merek dari konsumen.
|
ANOVAa |
||||||
|
Model |
Sum of
Squares |
df |
Mean
Square |
F |
Sig. |
|
|
1 |
Regression |
2943.251 |
2 |
1471.626 |
113.372 |
.000b |
|
Residual |
1259.109 |
97 |
12.981 |
|
|
|
|
Total |
4202.360 |
99 |
|
|
|
|
|
a. Dependent Variable:
Brand Trust(Y) |
||||||
|
b. Predictors:
(Constant), E-Payment(X2), Consumer Trust(X1) |
||||||
Berdasarkan hasil uji pada
tabel yang telah disajikan, diketahui bahwa variabel Consumer trust (X1) dan
E-payment (X2) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel Brand
Trust (Y), hal ini dapat diketahui bahwa nilai Fhitung sebesar 113,372. Jika dibandingkan dengan Ftabel maka Fhitung
113,372 > Ftabel 3,09 dengan signifikansi 0,000 < 0,005. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa
variabel bebas consumer trust (X1) dan e-payment (X2) secara bersama-sama
(simultan) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat brand
trust (Y).
KESIMPULAN
Anjani, Arin.
(2017). Pengaruh brand image dan brand trust terhadap brand loyalty lipstik
Revlon. Skripsi Tidak Diterbitkan). Yogyakarta (ID): Jurusan Ekonomi
Universitas Negeri Yogyakarta. Google Scholar
Ayo, Charles K., & Ukpere, Wilfred Isioma. (2010). Design
of a secure unified e-payment system in Nigeria: A case study. African
Journal of Business Management, 4(9), 1753–1760. Google Scholar
Clara Amanda, Cahyaningtyas. (2021). ANALISIS FRAMING
PEMBERITAAN BANJIR DKI JAKARTA DI MEDIA ONLINE DETIKCOM & KOMPAS. COM
PERIODE 1-28 FEBRUARI 2020. Google Scholar
Izmy, Fahmi Faizal, Mardani, Ronny Malavia, & Nurhidayah,
Nurhidayah. (2022). Pengaruh Shopping Lifestyle Dan Fashion Involvement
Terhadap Keputusan Pembelian Impulsif Pada E-Commerce Tokopedia (Studi Pada
Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Islam Malang). Jurnal
Ilmiah Riset Manajemen, 11(13). Google
Scholar
Komalawati, Desy, MR, Maria Dewi, & Kartika, Raiseta Dwi.
(2021). Kejutan Puluhan Miliar Tokopedia Ditengah Kasus Kebocoran Data. Jurnal
Syntax Admiration, 2(1), 49–56. Google
Scholar
Priansa, Donni Juni. (2017). Perilaku konsumen dalam
persaingan bisnis kontemporer. Google Scholar
Reza, Yuki. (2019). Analisis faktor-faktor sukses sistem
e-payment. Jurnal Riset Sains Manajemen, 3(1), 31–48. Google Scholar
Rodiques, Yolanda, & Rahanatha, Gede Bayu. (2018). Peran
Brand trust memediasi hubungan brand image dengan brand loyalty (studi pada
konsumen iPhone di Kota Denpasar). Udayana University. Google Scholar
Susilawati, Wati, & Wufron, Wufron. (2018). Pengaruh
Brand Image terhadap Brand Trsut Serta Implikasinya terhadap Brand Loyality
(Produk Dodol PT. Herlinah Cipta Pratama). Jurnal Wacana Ekonomi, 17(1),
24–34. Google Scholar
Yee, Beh Yin, & Faziharudean, T. M. (2010). Factors
affecting customer loyalty of using Internet banking in Malaysia. Journal of
Electronic Banking Systems, 21, 2010. Google
Scholar
Zendehdel, Marzieh, Paim, L., Bojei, J., & Osman, S.
(2011). The effects of trust on online Malaysian students buying behavior. Australian
Journal of Basic and Applied Sciences, 5(12), 1125–1132. Google Scholar
|
|
© 2022 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY SA) license (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/). |