Lidia Sihotang, Cindea
Corycha Putri, Jessy Amenda, Apra Belisca, Intan
Putri Azhari Universitas Muhammadiyah Riau, Riau,
Indonesia
sihotanglidia36@gmail.com, ichacorychaputri@gmail.com, jessyamenda10@gmail.com, 190301223@student.umri.ac.id,
intanputriazhari@umri.ac.id
|
|
Abstrak |
|
|
Received: Revised : Accepted: |
|
Latar Belakang : PT. Nauli Sawit adalah perusahaan swasta bergerak dalam bidang perkebunan dan mengelolahan buah kelapa sawit, berlokasi di Kelurahan Bajamas, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk, menganalisis apakah penerapan sistem pengendalian manajemen yang diterapkan perusahaan sudah berjalan dengan baik dalam proses penerapan sistem pengendalian manajemen apakah ada kendala yang dialami oleh perusahaan beserta dengan solusi dari kendala? Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana setiap data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi lalu dianalisis untuk menarik kesimpulan. Hasil : Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian manajemen pada PT Nauli Sawit sudah baik karena jelasnya pendelegasian wewenang dan tanggung jawab yang diberikan kepada setiap karyawan sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan dan produktivitas pada perusahaan. Kesimpulan : Penerapan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja karyawan
pada PT Nauli Sawit sudah cukup baik karena adanya pendelegasian wewenang dan
tanggung jawab yang diberikan pada tiap manajer sehingga dapat meningkat
kinerja karyawan. Kata
Kunci : Sistem Pengendalian Manajemen;
Kinerja Karyawan. |
|
|
|
|
|
|
Abstract |
|
|
|
Background: PT. Nauli
Sawit is a private company engaged in the
plantation and processing of oil palm fruit, located in Bajamas
Village, Sirandorung District, Central Tapanuli Regency, North Sumatra Province. Objectives: This study aims to analyze
whether the implementation of the management control system implemented by
the company has been going well in the process of implementing the management
control system, are there any obstacles experienced by the company along with
solutions to the constraints? Methods: This study uses a qualitative
method where each data is collected through interviews, observations and
documentation and then analyzed to draw conclusions. Conclusion: The implementation of a
management control system on employee performance at PT Nauli
Sawit is quite good because of the delegation of
authority and responsibility given to each manager so that it can increase
employee performance.. Keywords: Management Control System;
Employee performance. |
|
*Correspondent Author :
Lidia Sihotang
Email : sihotanglidia36@gmail.com
PENDAHULUAN
Perkembangan
ekonomi pada era globalisasi sekarang ini menimbulkan persaingan yang sangat
ketat dalam dunia usaha. Termasuk di Indonesia dunia usaha mulai memasuki
persaingan bisnis yang sudah jauh berbeda dari yang sebelumnya. Tantangan dalam
persaingan bisnis tidak hanya datang dari dalam negeri saja melainkan dari luar
negeri dengan kualitas produk yang
memiliki kualitas daya saing yang tinggi. Jika perusahaan tidak memiliki sistem
pengendalian manajemen yang baik maka secara otomatis perusahaan tersebut akan
tersingkir, sehingga akan berdampak juga pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam suatu perusahaan kinerja karyawan merupakan kegiatan yang sangat penting,
dimana jika kinerja karyawan terganggu maka seluruh kegiatan
perusahaan akan terkendala yang dapat mengakibatkan perusahaan tersebut tidak berkembang dan
bangkrut. Untuk itu kinerja karyawan sangat membutuhkan sebuah sistem
pengendalian, yang dimana sistem tersebut akan
membantu untuk merencanakan, melaksanakan serta mengawasi setiap kinerja
karyawan pada sebuah perusahaan.
Untuk
dapat mengadakan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan kinerja
karyawan dalam suatu perusahaan dengan baik, maka sudah selayaknya perusahaan
tersebut menerapkan sistem pengendalian manajemen dengan sebaik-baiknya. Agar
sistem pengendalian dapat berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan maka
manajemen harus lebih dulu mengerti dan memahami sistem pengendalian tersebut
sehingga dapat membantu manajemen dalam pengambilan keputusan (Brian,
2020) (Mashdurohatun,
2011). Manajemen perlu mengerti dan memahami sistem
pengendalian dengan tujuan agar penerapan sistem pengendalian manajemen dapat
berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan sehingga dapat membantu
manajemen dalam pengambilan keputusan. Dimana Sistem
Pengendalian Manajemen adalah suatu mekanisme secara formal didesain untuk
menciptakan kondisi yang mampu meningkatkan peluang dan pencapaian harapan
serta memperoleh hasil (output) yang diinginkan,
dengan memfokuskan pada tujuan yang akan dicapai oleh organisasi dan perilaku
yang diinginkan partisipan (Porporato
& Werbin, 2011) (Ulhaq,
2021) (Ambarini, 2010).
Penerapan Sistem pengendalian pada perusahaan diharapkan dapat mengefektifkan
perencanaan yang telah disusun. Dalam pelaksanaan sistem pengendalian manajemen
dibutuhkan kemampuan seorang manajer untuk mengola
dan mengalokasikan setiap sumber ekonomi perusahaan secara efektif dan efisien dimana melibatkan interaksi antara individu. Hal ini
diharapkan setiap tujuan individu yang
berbeda dapat sejalan dengan tujuan
perusahaan sehingga sistem pengendalian yang ditetapkan oleh perusahaan dapat
terlaksanakan dengan baik. Berdasarkan latar belakang tersebut, para peneliti
dapat menganalisis penerapan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja karyawan pada PT Nauli Sawit.
Dimana dalam
penelitian ini research Question
adalah "Bagaimana penerapan sistem pengendalian manajemen terhadap
karyawan pada PT Nauli Sawit?. Research Question dijabarkan dalam beberapa mini research
Question yaitu:
1.
Bagaimana penerapan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja karyawan
pada perusahaan?
2.
Apakah ada kendala dalam penerapan sistem pengendalian manajemen pada
perusahaan?
3.
Bagaimana cara dalam menyelesaikan kendala yang terjadi pada penerapan sistem
pengendalian manajemen pada perusahaan?
Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sistem pengendalian manajemen
pada PT Nauli Sawit di Kelurahan Bajamas, Kecamatan Sirandorung, untuk mengetahui kendala dalam penerapan
sistem pengendalian manajemen PT Nauli
Sawit di Kelurahan Bajamas, Kecamatan Sirandorung serta solusi dari penerapan sistem pengendalian
manajemen tersebut.
METODE PENELITIAN
Pada
penelitian menggunakan adalah deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini
biasanya digunakan untuk mengdeskripsikan dan
menggambarkan fenomena yang ada baik itu fenomena yang bersifat alamiah atau
rekayasa manusia (Sukmadinata,
2013). Pada
umumnya jenis penelitian ini lebih cenderung menggunakan teknik wawancara,
observasi, dan dokumentasi dalam proses pengumpulan datanya. Penelitian ini
berfokus pada PT Nauli Sawit yang bergerak dalam bidang perkebunan dan mengelolahan buah kelapa sawit sebagai objek penelitian. .
Alasan penelitian berfokus pada penerapan sistem pengendalian manajemen
terhadap kinerja karyawan karena segala kegiatan perusahaan harus sejalan
dengan kegiatan kerja karyawannya agar tujuan dari perusahaan dapat tercapai.
Penelitian ini dilakukan pada tahun 2022 berlokasi di PT Nauli Sawit Kelurahan Bajamas, Kecamatan Sirandorung,
Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Jenis data yang digunakan
oleh penulis adalah data kualitatif. Data kualitatif dalam penelitian ini
adalah data yang diperoleh secara langsung melalui wawancara, observasi dan
dokumentasi dengan pihak-pihak yang
bersangkutan dengan penelitian tentang penerapan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja
karyawan pada PT Nauli Sawit. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah data primer dan sekunder. Data primer adalah data yang didapat langsung
dari narasumbernya, ditelaah dan dicatat secara langsung oleh pelaku dalam
wawancara serta dokumentasi yang
diperoleh secara langsung dari perusahaan atau objek penelitian (Putri
et al., 2021).
Sedangkan data sekunder adalah data yang cara mendapatkanya
bukan dari usaha sendiri oleh si peneliti, pada penelitian ini kami menggunakan
data sekunder yang berisi
informasi-informasi yang berkaitan dengan penelitian melalui buku atau
studi literatur (Putri
et al., 2021) (Sitepu
& Hasyim, 2018).
Metode
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis
deskriptif yaitu mengumpulkan, menyusun, menganalisa,
dan memecahkan masalah yang dihadapi berdasarkan data yang dikumpulkan melalui
wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini
menggunakan analisis perbandingan yakni membandingkan teori dan praktek lapangan dari hasil wawancara dan dokumentasi yang
telah dilakukan. Tujuan dari teknik analisis ini adalah untuk memecahkan
masalah yang menjadi fokus penelitian dan untuk mengetahui secara mendalam
tentang penerapan sistem pengendalian
manajemen terhadap kinerja karyawan sehingga dapat dianalisis apakah sistem
pengendalian manajemen yang diterapkan dapat meningkatkan kinerja karyawan pada
PT Nauli Sawit.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Dari hasil penelitian
dalam penggunaan data primer diperoleh jawaban atas pertanyaan dalam wawancara serta abservasi
langsun, menghasilkan bawa penerapan sistem
pengendalian manajemen terhadap kinerja karyawan sudah baik karena adanya
pembagian kinerja detiap devisi
dan kontrol dari manajer bertujuan agar
penerapan kinerja karyawan dapat berjalan dengan baik. Namun dalam
pelaksanaannya masih terdapat kendala pada penerapan sistem pengendalian
manajemen yang berdampak kinerja karyawan pada perusahaan tidak maksimal.
Penerapan Sistem Pengendalian Manajemen terhadap kinerja karyawan pada PT Nauli
Sawit pada PT Nauli Sawit adanya penerapan belief system yakni
memberikan pelatihan bagi karyawan baru serta arahan langsung dari
atasan terhadap karyawan yang mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman
karyawan tentang tugas dan tangguang jawab
masing-masing. Dimana pada PT Nauli Sawit juga
diterapkan interactive control
system yaitu memberikan sarana diskusi melalui rapat
bulanan bagi karyawan setiap devisi untuk melihat
permasalahan yang terjadi pada perusahaan serta solusi dari permasalahan
tersebut. Kendala Penerapan Sistem
Pengendalian Manajemen terhadap kinerja karyawan pada PT Nauli Sawit
Dalam Penerapan Sistem
Pengendalian Manajemen terhadap kinerja karyawan pada PT Nauli Sawit tidak
lepas dari kendala yang timbul diantaranya adalah dari segi lack
of Direction (tidak tahu)
yaitu karyawan tidak menjalankan tugas dengan benar karena kurangnya pemahaman
dan pengetahuan atas wewenang dan tanggung jawabnya. Dari segi motivational Problem karyawan ( tidak mau) faktor ini
terjadi karena adanya perbedaan motivasi antara karyawan dan tujuan perusahaan
yang berakibat kinerja karyawan tidak maksimal. Faktor ini dapat disebabakan oleh dua hal yakni terjadi karena dari dalam
diri karyawan dan faktor dari luar. Dari segi Personal Limitation
(Tidak Mampu), dimana
kurangnya pengetahuan, kemampuan, keahlian, atau kompetensi dari
karyawan yang kurang berakibat kinerja yang dilakukan tidak maksimal dan dapat
menghambat kegiatan perusahaan. Hal ini terjadi karena sistem proses perekrutan karyawan yang lemah
menimbulkan karyawan yang lolos tidak sesuai standar perusahaan.
Penerapan Sistem
Pengendalian Manajemen dari segi Boundary System dengen penetapan standar gaji karyawan yang rendah menjadi
kelemahan bagi perusahaan. Dimana kurangnya
kesejahteraan karyawan sehingga mendorong produktivitas kinerja menurun yang
menyebabkan kegiatan perusahaan juga tidak terlaksana dengan baik. Pada daerah
Tapanuli Tengah sendiri gaji UMR sebesar Rp 2.830.884, namun pada
pelaksanaannya para karyawan pegawai tetap hanya digaji sebesar Rp 2.500.000
dengan jam kerja per bulan sebesar 208 jam. Dimana
hal ini tidak sesuai dengan pasal 21
ayat (1) dan (2) Peraturan Pemerintah No. 35/2021 diatur maksimal jam kerja per
hari adalah 7 jam untuk 6 hari kerja dan 8 jam untuk 5 hari kerja. Serta
ditemukan bahwa dalam penerapan segi Boundary System
kurang tegasnya penerapan sanksi dari prosedur kerja karyawan yang tidak
mengikuti perusahaan menyebabkan kinerja karyawan tidak maksimal yang dapat
berakibat perkembangan kegiatan terhambat pada perusahaan. Dari segi diagnosis control
system, kendala ini terjadi karena kurangnya
pemberian bonus lembur pada karyawan yang berakibat semangat kerja karyawan
menurun. Solusi Kendala pada Penerapan Sistem Pengendalian Manajemen terhadap
kinerja karyawan pada PT Nauli Sawit
Dari segi lack of Direction (tidak tahu),
perusahaan perlu memberikan bimbingan dan pelatihan bagi setiap karyawan dalam pemahaman pengetahuan tentang tugas
masing-masing. Dari segi motivational Problem
karyawan ( tidak mau), peran manajer dalam memahami setiap permasalahan anggotanya
agar perbedaan motivasi yang berbeda antara karyawan dan perusahaan dapat
berjalan dengan baik dengan tujuan hasil kinerja karyawan tercapai. Dari segi
Personal Limitation (Tidak Mampu), perusahaan
diharapkan menerapkan sistem perekrutan yang bagus agar menghasilkan sumber
daya manusia yang siap bekerja sesuai kebutuhan standar perusahaan. Dari segi Boundary System, perusahaan diharapkan dapat memberikan
upah sesuai bagi karyawan dengan jam kerja yang sesua
dengan ketentuan yang berlaku serta dapat memberlakukan penerapan sanksi yang
tegas bagi setiap karyawan yang tidak mengikuti prosedur kerja pada perusahaan.
Dimana pekerjaan karyawan yang tidak mengikuti
prosedur kerja perusahaan tidak hanya dapat memperlambat kegiatan perusahaan
juga dapat menyebabkan perubahan bangkrut. Dari segi diagnosis control system, perusahaan perlu
memberikan bonus kepada karyawan yang lembur sesuai dengan hasil kinerja
karyawan untuk menunjang semangat kerja karyawan.
KESIMPULAN
Penerapan
sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja karyawan pada PT Nauli Sawit
sudah cukup baik karena adanya pendelegasian wewenang dan tanggung jawab yang
diberikan pada tiap manajer sehingga dapat meningkat kinerja karyawan. Namun
dalam proses penerapan sistem pengendalian manajemen terdapat beberapa kendala dari segi lack of Direction
(tidak tahu), motivational Problem karyawan( tidak
mau), segi Personal Limitation (Tidak Mampu), Boundary System,
diagnosis control system
dan diharapkan dapat ditangani oleh perusahaan untuk mendukung kinerja
karyawan.
Berdasarkan
hasil penelitian serta pembahasan, penulis dapat memberikan saran yaitu
perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan perlu melakukan pelatihan,
diskusi dan memberikan motivasi kepada karyawan secara berkala agar dapat
meningkatkan produktivitas kerja. Perusahaan diharapkan dapat menangani kendala
dalam penerapa sistem pengendalian manajemen dengan
tujuan kegiatan perusahaan dapat berjalan lancar. Perusahaan dalam meningkatkan
kinerja karyawan diharapkan dapat memberikan upah yang sepadan dengan hasil
kinerja karyawan serta dapat mengurangi jam kerja sesuai peraturan yang
berlaku.
Ambarini, Nur Sulistyo B. (2010). Corporate Social
Responsibility (CSR) sebagai instrumen hukum ekonomi di era globalisasi. Jurnal
Dinamika Hukum, 10(3), 308–318.
Google Scholar
Brian, Granger. (2020). a Skills, Techniques And Tips For A
Successful Self Help Plan. Esmeralda Journale, 1(1). Google Scholar
Mashdurohatun, Anis. (2011). Tantangan ekonomi syariah dalam
menghadapi masa depan Indonesia di era globalisasi. Jurnal Dinamika Hukum,
11, 76–88. Google Scholar
Porporato, Marcela, & Werbin, Eliana Mariela. (2011). Active
cost management in banks: evidence of sticky costs in Argentina, Brazil and
Canada. AAA. Google Scholar
Putri, Hafiziani Eka, Suwangsih, Erna, Rahayu, Puji, Afita,
Luthfi Aulia Nur, Dewi, NKYA, & Yuliyanto, Aan. (2021). Improving
Elementary School Students’ Self-Confidence during the Covid-19 Pandemic
through Concrete-Pictorial-Abstract (CPA) Approach in Online Learning. Jurnal
PAJAR (Pendidikan Dan Pengajaran), 5(2), 306–316. Google Scholar
Sitepu, Camelia Fanny, & Hasyim, Hasyim. (2018).
Perkembangan Ekonomi Koperasi Di Indonesia. Niagawan, 7(2),
59–68. Google Scholar
Sukmadinata, Nana S. (2013). Metode penelitian pengembangan. Bandung:
Remaja Rosakarya. Google Scholar
Ulhaq, Muhammad Zia. (2021). POLITIK EKONOMI ISLAM ERA
GLOBALISASI. Amal: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(2). Google Scholar
|
|
© 2022 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY SA) license (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/). |