SISTEM
INFORMASI GLOBAL DAN RISET PASAR
Muhammad Iqbal, Farhan Edma Manurung, Safina
Dongoran, Radha Amalita, Suhairi
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
muhammadiqbal@gmail.com, Farhanedma10@gmail.com,
Safinadongoran@gmail.com, Amaliaradha456@gmail.com, Suhairi@uinsu.ac.id
|
|
Abstrak |
|
|
Received: 10 April 2022 Revised : 10 Mei 2022 Accepted: 20 Mei 2022 |
|
Latar Belakang: Sistem Informasi adalah bahan dasar pengambilan keputusan dalam kegiatan pemasaran. Informasi bagi usaha kecil dikelola dengan mudah, sederhana dan informal, sehingga usaha kecil sering tidak memiliki unit kerja yang mengelola informasi bagi dalam pengumpulan, pengolahan maupun distribusi. Tujuan: Riset Pemasaran adalah identifikasi, pengumpulan, analisis dan penyebar luasan informasi secara sistematis dan obyektif dengan tujuan untuk membantu manajemen dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan identifikasi dan pemecahan masalah dan peluang dalam bidang pemasaran. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis, Data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari riset kepustakaan (library research). Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa riset marketing meliputi; definsi permasalahan, desain penelitian, definisi metode sampling, koleksi data, analisis data, inferensi statistika dan melaporkan hasil riset yang mendukung pengambilan keputusan pemasaran pada perusahaan. Kesimpulan : Karena pendapatan meningkat, pembeli menjadi lebih selektif dalam memilih barang. Untuk meramal tanggapan pembeli terhadap fitur, gaya, atribut lain yang berbeda- beda, penjual harus beralih ke riset pemasaran. Kata
Kunci : Sistem Informasi; Riset Pemasaran;
Pemas0061ran Global |
|
|
|
|
|
|
Abstract |
|
|
|
Background: Information System is the basic
material for decision making in marketing activities. Information for small
businesses is managed easily, simply and informally,
so that small businesses often do not have a work unit that manages
information for collection, processing and distribution. Objectives: Marketing Research is the
identification, collection, analysis and
dissemination of information in a systematic and objective manner with the
aim of assisting management in making decisions regarding the identification
and resolution of problems and opportunities in the field of marketing. Methods: This research uses descriptive
analytical method. The data used in the study was obtained from library
research. Conclusion: As income increases, buyers
become more selective in choosing goods. To predict buyers' responses to
different features, styles, and other attributes, sellers must turn to marketing
research. Keywords: Information Systems;
Global Marketing Research |
|
*Correspondent Author :
Muhammad
Iqbal
Email : muhammadiqbal@gmail.com
PENDAHULUAN
Pemahaman
riset marketing dalam perpektif bisnis terlebih dahulu dapat memahami esensi dari
riset pemasaran yang dibutuhkan oleh perusahaan maupun institusi dalam meningkatkan
kemampuan identifikasi konsumen, mengurangi resiko
ketidakpastian dalam menjalankan bisnis dan meningkatkan kemampuan perusahaan
dalam menyusun rencana strategis marketing. Pengukuran
kinerja bisnis semakin berkembang dari
kinerja keuangan menjadi kinerja strategis seperti kepuasan konsumen. Pengukuran kinerja bisnis diakui
semakin kompleks dan oleh karenanya memerlukan pendekatan kuantitatif dan
kualitatif yang lebih bervariasi dansophisticated
(Susila,
2016). Esensi
dari riset pemasaran merupakan elemen dari marketing
yang dapat memberikan informasi- informasi terkini tentang kondisi konsumen
yang terbaru dan potensial pada manajemen dalam kaitannya untuk mereduksi
sesuatu yang tidak pasti dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan
penyusunan rencana pemasaran suatu perusahaan maupun institusi (Bennett
& Maton, 2010). Riset
pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan dapat membantu manajer pemasaran dalam
melakukan identifikasi berbagai kelompok konsumen yang memiliki kesamaan
perhatian dalam suatu produk maupun jasa. Dengan memahami dan menghitung
lingkungan dan besaran dari kelompok- kelompok konsumen dan kebutuhannya, maka
pemasaran akan mendapatkan keunggulan dari tingkat keunikan dan peluang
keuntungan bagi kemajuan perusahaan maupun institusi.
Menurut (Malhotra,
2004), Riset
Pemasaran adalah identifikasi, pengumpulan, analisis dan penyebar luasan
informasi secara sistematis dan obyektif dengan tujuan untuk membantu manajemen
dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan identifikasi dan pemecahan masalah
dan peluang dalam bidang pemasaran. Selanjutnya menurut (Kotler
& Amstrong, 2001) (Kotler
& Keller, 2009), Riset
Pemasaran sebagai perancangan, pengumpulan, analisis dan pelaporan yang
sistematis dari data atau temuan yang relevan dengan situasi pemasaran tertentu
yang dihadapi perusahaan. Definisi riset marketing
menurut (Bennett
& Maton, 2010),
merupakan keterkaitan kelompok konsumen terhadap pemasar melalui keberadaan
informasi - informasi yang digunakan untuk melakukan identifikasi dan
mengidentifikasi peluang - peluang dan permasalahan yang meliputi; generalisasi,
perkembangan yang luar biasa dan evaluasi pada tindakan implementasi pemasaran
dan memonitor kinerja pemasaran perusahaan maupun institusi. Kemudian riset marketing meliputi; definsi
permasalahan, desain penelitian, definisi metode sampling, koleksi data,
analisis data, inferensi statistika dan melaporkan hasil riset yang mendukung
pengambilan keputusan pemasaran pada perusahaan.
Penelitian
ini akan melakukan riset mendalam mengenai sistem informasi global dan strategi
pemasaran yang digunakan oleh perusahan-perusahaan go public sehingga
dapat bersaing di kancah internasional. Informasi-informasi dari internal
maupun eksternal perusahan serta literatur-literatur
yang membahas mengenai simtem informasi global akan
menjadi bahan yang akan dianalisa sehingga memperoleh
kesimpulan yang relevan untuk diaplikasikan.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif analisis, yaitu suatu metode yang digunakan untuk
mendeskripsikan hasil analisis suatu masalah sehingga dapat diselesaikan dan
ditemukan solusi. Dalam hal ini, menganalisis masalah sistem informasi dan
strategi pemasaran global. Data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari
riset kepustakaan (library research). Data sekunder bersumber dari berbagai
informasi yang diperoleh melalui riset ilmiah serta jurnal.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pada era digital marketing 4.0yang keseluruhannya menggunakan internet,
membuat peluang usaha semakin berkembang dan cepat yang harus ditangkap oleh
para pengusaha (Sukmasetya et al., 2020). Para pemasar yang
terlibat di pemasaran global menghadapi permasalahan dan kondisi khusus yang
membedakan tugas mereka dari para peneliti pasar domestik. Pertama, peneliti
pasar global harus menganalisis banyak pasar nasional daripada menganalisis
pasar nasional tunggal, dimana setiap pasar mempunyai
karakteristik yang unik yang tentunya harus dikenali dalam melakukan analisis.
Seperti hal yang terlihat sebelumnya, bahwa ketersediaan data di banyak Negara sangatlah terbatas. Kedua, pasar yang kecil di seluruh dunia mempunyai permasalahan khusus bagi penelti. Potensi keuntungan yang relatif rendah di pasar
yang lebih kecil hannya memungkinkan pengeluaran riset pemasaran yang
sederhana, karena itu peneliti global harus memikirkan teknik dan metode yang
tetap mempertahankan pengeluaran itu sejalan dengan potensi keuntungan pasar. Dalam
pasar yang lebih kecil, terdapat tekanan bagi para peneliti untuk menemukan
hubungan antara ekonomis dan demografis, sehingga hal tersebut dapat mengestimasi
permintaan berdasarkan informasi yang minimum. Mungkin perlu digunakan
penelitian survei yang murah yang menggunakan beberapa kehebatan dan kekakuan
statistik untuk mecapai hasil dalam keterbatasan akibat
anggaran penelititan pemasaran yang lebih kecil.
Sistem Informasi (SI)
adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan
teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. (Davis Gordon, 2003) (Hm, 2005)
Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan
merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik,
data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk
tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi
(TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini
dalam mendukung proses bisnis.
Dan untuk mempermudah para
manajer sebuah perusahaan untuk mengambil keputusan seperti arus informasi
berkelanjutan mengenai pasar, pelanggan, pesaing dan operasi perusahaan. SIM
berarti pengumpulan, analisis, klasifikasi, menyimpan (storing),
mendapatkan kembali (retrieving) dan
melaporkan data-data yang relevan mengenai pelanggan, pasar, saluran (chanel), penjual dan pesaing. Dalam suatu perusahaan
seharusnya juga mencakup aspek-aspek penting lingkungan eksternal perusahaan,
misalnya seperti regulasi pemerintah, merger, akuisisi dan aliansi. Fungsi SIM
dari riset harus menyediakan informasi yang relevan dalam hal waktu, efisiensi
biaya dan cara bertindak. Elemen dasar dari Sistem Informasi Perusahaan Global
adalah agenda atau daftar subyek yang informasinya diperlukan. Subyek ini
misalnya: pasar, persaingan, mata uang, sumber daya, lingkungan sosial budaya
dan lingkungan hukum politik. Setelah agenda subyek ditetapkan, langkah
berikutnya adalah pengumpulan informasi yang aktual dengan menggunakan
pengamatan (surveillance) dan pencarian (search).
Penting untuk membedakan
pengertian antara global marketing dengan
internasional marketing. Global marketing
memandang dunia secara menyeluruh sebagai pasar sasaran. International marketing menggambarkan tindakan-tindakan perusahaan yang
ada di satu negara dan mengembangkan metode-metode untuk memasarkan
produk-produk sejenis/sama di negara-negara lain (Wajdi, 2013). Pemasaran global secara
konstan mencari dan mengumpulkan informasi tentang peluang dan ancaman
potensial dengan menajamkan fungsi telinga dan mata terhadap petunjuk
desas-desus kumpulan informasi dan wawasan berdasarkan pengalaman orang lain. Mendapatkan
informasi secara umum dengan baca Koran, majalah, program-program berita via
internet adalah jenis pengamatan sekedar
melihat atau dapat di sebut dengan Viewing. (Irawan, n.d.) Sedangkan jika suatu
berita relevan atau terkait kasus mengamati berita masuknya pemain baru dalam
industri mobil, kemudian mengikuti berita perkembangannya, ini disebut juga
dengan pemantauan (monitoring). Monitoring dapat menghasilkan lebih banyak
informasi eksternal jika dibandingkan dengan viewing.
Pada modus pencarian (search),
karakteristiknya adalah mencari informasi yang spesifik secara sengaja (lebih
banyak aktivitas formalnya) pencarian meliputi investigasi dan riset.
Investigasi adalah jenis pencarian yang relative
terbatas dan informal, misalnya dengan mencari dibuku, artikel, internet
tentang topic atau isu khusus.
KESIMPULAN
Bennett, Sue, & Maton, Karl. (2010). Beyond the ‘digital
natives’ debate: Towards a more nuanced understanding of students’ technology
experiences. Journal of Computer Assisted Learning, 26(5),
321–331. Google Scholar
Davis Gordon, B. (2003). Kerangka Dasar Sistem Informasi
Manajemen Bagian I. IPPM, Jakarta. Google
Scholar
Hm, Jogiyanto. (2005). Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta:
Penerbit Andi. Google Scholar
Irawan, Faried. (n.d.). Wijaya dan Sudjoni, 1996. Prinsip-Prinsip
Pemasaran. Google Scholar
Kotler, Philip, & Amstrong, Gary. (2001). Prinsip-prinsip
Pemasaran, edisi kedelapan. Jakarta: Erlangga, 197. Google Scholar
Kotler, Philip, & Keller, Kevin Lane. (2009). Manajemen
pemasaran, edisi 13. Jakarta: Erlangga, 14. Google
Scholar
Malhotra, Naresh K. (2004). Riset Pemasaran, Pendekatan
Terapan, Edisi Bahasa Indonesia, Jakarta: PT. Indeks Kelompok Gramedia. Google Scholar
Sukmasetya, Pristi, Haryanto, Taufiq, Sadewi, Fungki Ayu,
Maulida, R. Bima Gofiruli, Aliudin, Habib Said, & Sugiarto, Bagus. (2020).
Pemanfaatan Digital Marketing sebagai Media Pemasaran Global untuk Meningkatkan
Penjualan Produksi pada Home Industry. Community Empowerment, 5(2),
28–35. Google Scholar
Susila, Ihwan. (2016). Pendekatan Kualitatif untuk Riset
Pemasaran dan Pengukuran Kinerja Bisnis. Benefit: Jurnal Manajemen Dan
Bisnis, 1(1), 12–23. Google Scholar
Wajdi, M. Farid. (2013). Perspektif Pemasaran Global Dalam
Bisnis Internasional. Proceeding Semin. Nas. Dan Call Pap. Sancall, 2013.
Google Scholar
|
|
© 2022 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY SA) license (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/). |